Quoting adi <[EMAIL PROTECTED]>: > nge-set qmail untuk mailhosting jauh lebih ribet dibanding > nge-set postfix. yang menurut anda memudahkan sebenarnya > adalah nge-set vpopmail/qmailadmin. maksud saya, kalau hanya > ada qmail saja atau postfix saja, anda pun pasti pilih postfix > untuk mailhosting.
hmm, tergantung. ini soalnya sangat subjektif. saya sendiri bertahun-tahun menggunakan qmail, ketika disuruh harus setup mailserver pake postfix cukup stres. males baca main.cf yang panjang :). sementara cara setting qmail cukup pergi ke /var/qmail/control, edit dikit rebes. install qmailadmin + vpopmail jg sangat mudah tinggal pake ports (utk freebsd) atau pake rpm (utk linux rh/mandrake) atau emerge di gentoo (kebetulan saya ketiga group OS tadi). tapi akhirnya saya install jg tuh postfix, ketika migrasi ezmlm ke mailman. karena menurut saya qmail kurang berjodoh dengan mailman (ini pendapat pribadi) :D > ada tool yang sama untuk postfix yang agak kelas berat, yaitu > ispman. saya sendiri masih yakin bahwa kebutuhan mailserver > untuk mailhosting hanya untuk satu-dua orang saja. cuman, > orang-orang itu biasanya vokal dan cerewet, jadi kelihatan > seolah demand untuk itu tinggi hi..hi.. nah kalau ispman vs qmailadmin/vpopmail, secara feature ispman menang. salah satu yg saya suka adalah dia bisa split mailbox user ke beberapa server, disamping tentunya ada fitur virtualhost utk apache, manage DNS dsb. tapi kalau bicara soal kemudahan installasi, saya berani jamin install ispman 10 kali lebih susah dibandingkan install qmailadmin + vpopmail :D. yah subjektif jg sih :)) ps: sekarang saya pake qmail, lihat saja header di email ini :) Cecep Mahbub -- Unsubscribe: kirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED] Arsip dan info di http://linux.or.id/milis.php FAQ milis http://linux.or.id/faq.php
