Masalahnya sihh gini, setiap client saya yang mobile ke luar dari BALI, mereka selalu mengalami hambatan dalam down email dari server di BALI. Kebanyakan mereka menggunakan telkomnet. Tapi kantor cabang saya di JKT, hampir semua user bisa down email dari BALI menggunakan oulook express, mereka di JKT menggunakan CBN. Kenapa yahhhhh.........
-----Original Message----- From: Rizky Prasetya [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Tuesday, May 18, 2004 9:48 AM To: [EMAIL PROTECTED] Subject: RE: [tanya-jawab] Mail Server Sendiri -----BEGIN PGP SIGNED MESSAGE----- Hash: SHA1 > -----Original Message----- > From: Stefanus Eddy [mailto:[EMAIL PROTECTED] > Sent: Tuesday, May 18, 2004 10:12 PM > To: [EMAIL PROTECTED] > Subject: Re: [tanya-jawab] Mail Server Sendiri > > > Askari wrote: > > >Rekan2 Milis, > >Ada yang bisa kasih masukan ngga yahh, kalo saya ingin memiliki > >server mail sendiri di kantor saya. Berapa Kbps koneksi yang harus > >minimal saya pakai dari ISP?, agar user di manapun dapat mengakses > >web dan emailnya dengan kecepatan yang standar, dan tidak terlalu > >lama. > > > >Salam, > >Askari > > > > > > > > > saya pakai bandwith 32 kbps dengan wireless, udah cukup memadai. > server pakai qmail+spamassasin+clamAV semoga membantu Syarat utamanya adalah anda memiliki IP Public yang tertentu, yang bisa didapat kalau anda berlangganan koneksi tertentu ke ISP anda. Tentang kecepatan, 'rule of thumb'nya adalah dengan menggunakan rasio 1:4. Maksudnya begini, misal anda ingin setiap client anda dapat berinternet dengan kecepatan nyaman (4 Kbps sudah cukup nyaman) dan anda memiliki 40 Client, maka bandwidth yang dibutuhkan adalah ((4 Kbps * 8192 b/KB * 40 client)/4) ~ 64 kbps synchronous connection download stream. Untuk upload connection stream tidak terlalu strategis dan bisa anda abaikan kecuali anda hendak membangun webhosting. Ini berlaku bahkan bila anda memiliki webserver dan email server sendiri. webserver dan email server company itu relatif sepi upload trafficnya. 28 kbps sudah memadai. Standar minimal ISP adalah 64 kbps upload stream. Kalo synchronous connection download terlalu mahal, gunakan asynchronous tapi 'rule of thumb'nya adalah dengan mengalikan nilai bandwith synchronous connection * 4. Kenapa? karena rata-rata ISP menshare koneksi asynchronous dengan rasio 1:4, bahkan ada yang rasionya 1:8 ;-(. makanya hati-hati, tanya ISP anda berapa rasio connection sharenya untuk anda gunakan sebagai parameter pengali bandwidth. Jawaban utama saya adalah, punya IP sendiri kalau mau bikin mail server ;-). HTH, Rizky -----BEGIN PGP SIGNATURE----- Version: PGPfreeware 6.5.3 for non-commercial use <http://www.pgp.com> iQA/AwUBQKkI+6fmo3SryVZqEQJTZACgv4jkaofvVnrkRbHoeXLA7s/QlS0AoIJx 4ZWk8fbBcQaj07BQ1Id+zMlw =IpPX -----END PGP SIGNATURE----- -- Unsubscribe: kirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED] Arsip dan info di http://linux.or.id/milis.php FAQ milis http://linux.or.id/faq.php -- Unsubscribe: kirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED] Arsip dan info di http://linux.or.id/milis.php FAQ milis http://linux.or.id/faq.php
