On Fri, 2004-06-25 at 17:18, Zakaria wrote: > Kalau nggak mau repot pindah-pindah harddisk cukup booting 2 komputer > pake knoppix atau variantnya, setting network. Terus jalanin sshd > di "master"nya, mount partisi-partisinya. Terus di "slave" coba ssh ke > komputer master. Bikin partisinya, mkfs.reiserfs atau filesystem > lainnya. Reboot biar kebaca partisinya. Terus tinggal copy pake rsync: > # rsync -e ssh -avzP [EMAIL PROTECTED]:/mnt/hda1 /mnt/hda1
mungkin bisa ditambah lebih advance pak, pakai PXE boot lalu bikin mini kernel untuk manage itu, soalnya di beberapa site mungkin CDROM juga susah. Saya kebetulan baru pakainya PXE buat freshinstall ke mesin mesin CDROM-less. Tapi kalau di Solaris saya sering boot network dari OBP, lalu manual JumpStart, ataupun automated JumpStart ataupun Flash Archive. Yang anda sebut diatas namanya teknik Flash Archive, jadi dia akan copy golden image suatu OS, dan ketika selesai dicopy ke target, parameter yang unik ke tiap system seperti /etc/nodename, dsb diubah otomatis -- Unsubscribe: kirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED] Arsip dan info di http://linux.or.id/milis.php FAQ milis http://linux.or.id/faq.php
