On Kam, 2004-07-15 at 08:48, [EMAIL PROTECTED] wrote: > iyah memank core router kita itu harus redundant, dan kita memakai routing > BGP untuk meng-handle routing ke upstream kita....
redundant routernya atau redundant routingnya? > routing yang mungkin dipakai OSPF dan BGP, jadi tidak ada static sama sekali > lalu puluhan network itu nanti ada yang handle, yaitu router yang bertugas > sbg distribution router, lalu ada router lagi yang bertugas sbg access > router, kita memank membuat bertingkat itu sudah design yang bagus, ada core router, distribution router dan access router, kadang untuk kebutuhan redundansi core router secara fisik tidak satu tapi beberapa tergantung jumlah exit routing (multihoming) Internal routing gunakan OSPF untuk kemudahan administrasi routing banyak network, kalau ngesetnya pusing ya wajar! > dari kasus tsbt diatas, zebra cukup baik gag yah performance-nya... > atau harus kita pake hardware router spt Cisco, Juniper, dll....??? comparenya kemana dulu? setidaknya butuh info: - link bw berapa bps? untuk faktor kekuatan cpu dalam forwarding paket - apakah ada packet filtering di router? teoritisnya: bandwidth 100Mbps bisa dihandle oleh CPU 100MHz -- Ngadagoan uncal mabal: Ngadagoan jeung mikahayang kana rejeki tapi sungklan ihtiar pikeun ngadatangkeun eta rejeki. -- Unsubscribe: kirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED] Arsip, FAQ, dan info milis di http://linux.or.id/milis.php Tidak bisa posting? Baca: http://linux.or.id/wiki/index.php?pagename=ProblemMilisDanSolusi http://linux.or.id/wiki/index.php?pagename=TataTertibMilis
