Dear Linuxer, Mo tanya nih saya punya file server memakai mandrake 9.2 dan samba tentunya. Nah saya pake samba tersebut sebagai PDC, client pake win xp.
Untuk backup file yang ada di client (win xp) saya pake rsync dan dibuatkan file berekstensi .bat yang isinya \\server\netlogon\rsync -av /cygdrive/d/data/ /cygdrive/h/data/ jadi file yang ada di hardisk d folder data masing2 client secara periodik akan dibackup sesuai dengan yang saya inginkan. Backup berjalan normal saat saya menggunakan windows xp pro standar edition, saat file .bat dieksekusi akan keluar C:\WINNT>\\server\netlogon\rsync -av /cygdrive/d/data/ /cygdrive/h/data/ building file list ... bla...bla...bla... alhasil semua file bisa terbackup. Nah yang menjadi masalah sekarangn adalah apabila client saya menggunakan xp pro sp2 kenapa backup tidak dapat berjalan dengan normal ya??? adakah kira2 apa yang perlu saya lakukan di server linux ato di client windowsnya?? karena apabila file .bat di eksekusi hanya keluar C:\WINNT>\\server\netlogon\rsync -av /cygdrive/d/data/ /cygdrive/h/data/ building file list ... cuman sampai disitu saja..... file dari client tidak dapat dibackup secara otomatis. Mohon pencerahan dari teman2 Regards, Cokorda -- Unsubscribe: kirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED] Arsip, FAQ, dan info milis di http://linux.or.id/milis Tidak bisa posting? Baca: http://linux.or.id/problemmilis http://linux.or.id/tatatertibmilis
