Noki Deen wrote:

tanda delivery report gak bisa mastiin SMS yang terkirim sudah terkirim, terkirim tapi masih pending, ketrima, ketrima tapi inbox penuh, ditolak karena Nomor tidak valid , atau ditolak karena Pulsa Abis/Grace, dan pesan error lainnya kayak kereta ...api ... :-p

Kalau begitu memang bagusnya di-off-kan saja delivery reportnya.
Mau nyampe apa ndak yang penting kirim, kan sudah menjadi tanggungan
SMSC, gitu saja kok repot ?


tapi untungnya udah buat sistem spooling sms, jadi saya batesi kalau kirim SMS lihat situasi apakah Modem sibuk lagi ngirim sms / nerima Delivery report, dll

Kalau smsd secara otomatis dia akan pool masing-masing modem mana yg
lagi ndak sibuk, kalau ada yg idle maka akan segera dipakai. Maka dari
itu untuk aplikasi pilkada ada 2 modem gsm yg dipakai untuk menerima dan
kirim sms. Desain awal sih mau buat 1 modem untuk terima dan 1 modem
untuk kirim, namun setelah dipikir-pikir mending dipakai semuanya
biar beban kerjanya dibagi merata (load balancing)


dapet harga berapa nih Modemnya ? ..

Hehe, saya dapat dr Pak Ilya Alexander, dia ikut milis ini juga kok.
Beli satu modem gsm (kondisi second) 2jt, kalau lebih dr 1, dihargai
1,9jt.

Salam,

~yudi




--
Unsubscribe: kirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
Arsip, FAQ, dan info milis di http://linux.or.id/milis
Tidak bisa posting? Baca:
http://linux.or.id/problemmilis
http://linux.or.id/tatatertibmilis

Kirim email ke