On 6/29/05, Firdaus Sentosa <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Menurut saya 'kesombongan' ini terlalu ditonjolkan, terlebih dengan > menjelekkan Windows. > Padahal yang 'menyombongkan' tersebut menurut saya tidak jauh beda > dengan saya > yang cuma pemakai. > Maksud saya, sebagian besar pengguna Linux tidak beda dengan Windows. > Saya tidak melihat kelebihan Linux sebagai open source kalau Linux > user hanya > tinggal menginstall dalam bentuk binary / rpm ataupun mengcompilenya. > Saya merasa bahwa yang berhak 'sombong' itu yang berhasil > mengutak-atik pada > level source code (yang berarti juga membuktikan bahwa Linux itu open > source) > seperti pembuat distro Trustix ataupun lainnya yang berhasil > memodifikasi Linux > dengan menambahkan sesuatu yang baru (kan gampang ditambahkan kalau > ada source code-nya). >
Betul ! Pengguna linux yang cuma nginstal (plus ngonfig) tidak berbeda dengan pemakai Windows, yang sebaiknya belom boleh sombong. Tapi pengguna linux tsb di indonesia kan jumlahnya relatif masih sedikit, ya wajar dong sombong dikit... Menurut saya bertahap, habis "nyombong" bisa nginstal, baru pengguna masuk ke level berikutnya, ngoprek source code dsb.. Pengguna dengan level seperti ini ngga akan ada jika sebelumnya dia ngga "nyombong" bisa nginstal > Demikian pendapat saya. Demikian komentar saya -- kamus online - http://kamus.landak.com/ -- Unsubscribe: kirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED] Arsip, FAQ, dan info milis di http://linux.or.id/milis Tidak bisa posting? Baca: http://linux.or.id/problemmilis http://linux.or.id/tatatertibmilis
