Jumat, 29/07/2005 13:25:43, Dicky menulis:

DWP> Seperti temen2 bilang, ini  rumah orang, hormati donk aturan ...
DWP> makin Anda mempertanyakan, makin nunjukin gak hormat pada tuan
DWP> rumah ;-)

Maaf, saya jadi tergoda untuk berkomentar karena berkali2 disebut 'ini
rumah orang' (mosok kucing sih), siapa sih orang tersebut? Moderator
kah? Segerombolan senior yang merasa ini milis miliknya? Saya jadi
ingat stiker yg ditempel di angkot2: 'kutitipkan negeri ini padamu'
dgn gambar di sampingnya Panglima Besar Revolusi Soekarno.

Bila ingin milis ini berkembang dan ingin semua merasa memiliki,
masukan dari siapapun harus didengar. Cepat atau lambat jaman pasti
berubah. Bila Linux ingin menyapu Windows di arena desktop, mentalitas
terbuka juga harus ditunjukkan pada pendukung Linux itu sendiri.

Perihal larangan HTML, hemat saya apa tidak bisa dilakukan secara
sistematis, misalnya dibuang dari server (misalnya spt di yahoogroups
yg langsung membuang attachment bila disetting begitu). Toh, biasanya
selain HTML disertakan pula plain textnya.

Sebagai penutup saya berharap tata tertib ini jgn ditabukan spt kitab2
suci. UUD bila perlu diamandemen. Presiden bila perlu dilengserkan.
Hanya cecurut yg takut pada perubahan, demikian kata Harry Roesli.

Tertanda,
Oguds [36856104]


-- 
Unsubscribe: kirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
Arsip, FAQ, dan info milis di http://linux.or.id/milis
Tidak bisa posting? Baca:
http://linux.or.id/problemmilis
http://linux.or.id/tatatertibmilis

Kirim email ke