Poltak S. Lumbanbulus wrote:
Wah, kamerad Adi bisa saja... Lalu,
Mengapa para perancang perangkat lunak email TETAP
menyediakan fasilitas "rich formatting". Belum lagi, trend
belakangan ini ialah menetapkan rich formatting sebagai "default"
Nyuwun sewu lho mas Poltak (kalau tahu nyuwun sewu) :-). Mungkin saya
ketinggalan jaman, kirim email masih pakai TB (Thunderbird lho bukan The
Bat). Nggak tahu ini karena saking hebatnya TB atau hal yang lain kalau
pas ngirim "rich formatting" a.k.a HTML selalu di "peringatkan" dan
disarankan agar menggunakan plain text saja. Alasannya sederhanan:
mungkin calon pembaca email MUAnya nggak support HTML :-).
Jadi saya ndak sependapat dengan sampeyan kalau alasan "trend"...Saya
yakin Pak Poltak ini maksudnya baik (lha wong suka bagi CD debian kok
hehehe, dan pernah ketemu di kawinannya MDAMT), tapi ya sudahlah kalau
enak dan nyaman pakai teks kenapa HTML Pak? :-)
Rgds,
Asfihani
--
Unsubscribe: kirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
Arsip, FAQ, dan info milis di http://linux.or.id/milis
Tidak bisa posting? Baca:
http://linux.or.id/problemmilis
http://linux.or.id/tatatertibmilis