Sebenarnya ada perlakuan berbeda antara device yang 'hotplug removable'
seperti USB Flash disk dan 'fixed' seperti hdisk, yaitu hotplug device
selalu di mount dng opsy sync, sehingga setiap kali nulis langsung ditulis
ke device. ini menyebabkan akses hotplug relatif agak lambat dibandingkan
fixed disk.
karena perlakuan begini maka device UFD dapat/boleh langsung dicopot
setelah selesai dipake, tentu dg memperhatikan lampu isyarat sudah
bener-bener tidak aktif (nyala steady atau mati). dan ini hanya berlaku
untuk system yang mendukung hotplug, jadi mount device nggak manual.
begitu tancep langsung kedetek trus lngsg di mount.
mengenai power, meskipun masih ada arus tapi pengaruhnya dapat diabaikan,
kecuali kalo anda lagi apes, begitu dicabut malah bikin mati. dg unmount
pun juga tidak mematikan arus ke UFD.
saya punya banyak kasus rusaknya UFD yg dipake di windows meskipun telah
mengikuti prosedur yg ditentukan (pake safely ..., trus cabut).
btw kalo mo tau detilnya bisa pelajari spesifikasi USB bagian storage
media.
salam
--
|===[ Yudhi Kusnanto ]==============[ +62 811 292 184 ]===|
|===[ STMIK Akakom ]================[ +62 274 486 438 ]===|
|===[ Jl. Janti no. 143 Yogyakarta 55981 ]================|
|===[ Indonesia ]===[ http://akakom.ac.id/~yudhi/ ]=======|
--
Unsubscribe: kirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
Arsip, FAQ, dan info milis di http://linux.or.id/milis
Tidak bisa posting? Baca:
http://linux.or.id/problemmilis
http://linux.or.id/tatatertibmilis