Gini aja, coba distro distro yang kecil dulu kalo jalannya manteb baru pasang
ada distro kecil yang ringan , kenceng dan udah automount kayak windows, cuma bahasanya ini austria kalo nggak salah, austrumi namanya, di versi 0.9.7 lumayan bagus. explorer/file managernya pake elfm 2, dan kalau diinstall ke harddisk pasang aja XFE lebih mirip ke file managernya windows, cuma nggak bisa copy paste antar window. officenya sudah ada abiword sama gnumeric, ini bisa disimpan dengan format milik windows. dan kalau udah diinstall ke harddisk nanti cari aja office yang lebih mirip Pada tanggal 10/21/05, Budiman Angir <[EMAIL PROTECTED]> menulis: > Chris wrote: > > Kami sudah trial dgn Mandrake 9.2 or RH9, tapi masih lambat, Pak. Kalau staf > > kantor atau siswa dihadapkan performance seperti ini, bisa banyak complain > > :-) > Jelas ... kalau untuk pentium ... sangat berat :) karena keduanya pakai > gnome atau kde. > > > Skenario kami adalah: > > > > a. Guna membiasakan user dan siswa dgn aplikasi yang selama ini mereka > > gunakan, maka pada migrasi tahap pertama, adalah mengganti Office > > (OpenOffice for Windows), Browser (Firefox), Email Client (Thunderbird) dan > > yang lainnya, dgn produk open source, namun tetap run di M$. > > sekedar info : > > saya pakai komputer P4 1.8ghz memory 512mb. > menjalankan "slack10.2+window-manager pekwm" wus wus .... > > TETAPI .... kalau harus menjalankan OpenOffice, Firefox ... mesti tunggu > sedetik atau 2 detik. bayangkan kalau pakai pentium kuno. > > Kalau untuk win-managernya sebaiknya pilih : > blackbox, fluxbox, pekwm, openbox. Tetapi Kalau untuk migrasi ... > kayaknya user akan "terkaget kaget" melihat win-manager kayak gini". > > Untuk aplikasi ... mungkin lebih baik pakai ABIword atau pun yg > single-app drpd Open Office. > Kalau untuk thunderbird ... ngak masalah .... wus wus wus :). > > > > > b. Setelah mereka familiar, barulah OS-nya diganti dgn salah satu distro > > yang pas dgn hardware yang ada. > > Mungkin solusi paling bagus untuk hardware tsb adalah LSTP (seperti yg > disarankan oleh > salah seorang rekan dimilis ini). atau distro kecil yang sudah jadi mis > : vectorlinux. > > IMHO ... kalau untuk pengenalan komputer .... saya rasa lebih baik > "dikenalkan langsung pada linux". Ngak usah dicari kompatibilitas dengan > Window. Karena otak mereka masih murni. > Lebih gampang ngajarin linux kepada "orang ngak tahu apa-apa" dprd "yg > sudah tahu window". Salah satu contoh yg "setengah mati susah" adalah > konsep drive a:, b: dst .... saya ngak bisa menjelaskan pada pemula > konsep hda1, hda2 .... bisa mati kaku mereka :) > > just my 2cent > bye > > > -- > FAQ milis di http://wiki.linux.or.id/FAQ_milis_tanya-jawab > Unsubscribe: kirim email ke [EMAIL PROTECTED] > Arsip dan info milis selengkapnya di http://linux.or.id/milis > > -- +----------------------------------------------------------+ | Pasid.NET http://pasid.net Pasid.NET | +----------------------------------------------------------+ | Cara Mudah Meraih Sukses Bisnis CNI | +----------------------------------------------------------+ -- FAQ milis di http://wiki.linux.or.id/FAQ_milis_tanya-jawab Unsubscribe: kirim email ke [EMAIL PROTECTED] Arsip dan info milis selengkapnya di http://linux.or.id/milis
