On 11/3/05, anton.rahmadi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> >>
> >> Saya sebagai guru SMK bikin standar kalau anak SMK bidang TI saat
> >> pelajaran S/O Linux kudu pake slackware. ini setidaknya berlaku di 3
> >> SMK.
> >> tujuannya karena slackware distro yang sederhana, setidaknya mereka
> >> bisa :
> >> 1. install dari source
> >> 2. menggunakan konsole
> >> 3. mengerti isi dari /etc
> >
> >
> > kalau untuk topik 1, 2, 3 .... bukankah "hampir semua distro" punya ?
> > lagian .... takutnya si-murid ntar cuman "hafalan isi /etc" ...
> > si-murid juga pikir semua "isi directory /etc sama".
> >
> > cuman yg "sangat kelihatan bedanya pada slack" adalah "sysV dan bsd"
> > system nya.
> >
> > Saya setuju ... slack cocok untuk mendalami linux. tapi kalau untuk
> > "newbie" ... apa ngak bikin mereka trauma ? ..... :)
>
> kalau didebatkan susah deh :), apalagi saya tahu di linux banyak yang
> nerd :) :) :)
>
> based on pengalaman, kalau anak2 dah bisa nginstall dan mengerti slack
> maka "kemanjaan" terhadap GUI based config berkurang.
> Masalahnya adalah anak-anak SMK itu ditujukan untuk keterampilan teknis,
> dan masalah teknis di linux sangat erat kaitannya dengan teori dasarnya.
> Jadi, penggunaan slack sebenarnya memudahkan mereka memahami teori dasar
> kompilasi maupun konfigurasi service. Dan ini sudah dibuktikan di lomba
> kompetensi SMK tingkat nasional.
>
> Btw, saya juga penggemar GUI dan bukan anti-ms kok. Desktop saya di
> rumah Mandriva, notebook untuk korespondensi WinXP (license) +
> Thunderbird (see mail header), yang penting tidak membajaknya bukan ?
>
> AR

Ikut ahh..
satu yang saya "sesal" kan di Slack.
secara default paket Office nya kok nggak openoffice aja yach :-)).

--
regards,
M.S. Lubis.

--
FAQ milis di http://wiki.linux.or.id/FAQ_milis_tanya-jawab
Unsubscribe: kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Arsip dan info milis selengkapnya di http://linux.or.id/milis

Kirim email ke