On Thursday 16 February 2006 12:41, Beast wrote: > Rio Martin. wrote: > > Kurang 1 lagi tuh di point 9: VPN > > kalau sudah hubungan dua instansi dengan beda lokasi, apalagi beda > > daerah, VPN perlu banget donk .. :p > Belum tentu :) tergantung kebutuhannya. > Jika sudah ada private network, vpn untuk menghubungkan 2 site bisa > dihapus dr list, kecuali vpn service buat mobile users (jika ada). > VPN itu manis diteori, tapi lain dilapangan (terutama kalau bandiwth cekak) >
Beast: VPN rasanya penting buat jadi default perusahaan yang punya dua kantor di dua atau lebih wilayah berbeda. Lebih kepada penghematan biaya seperti biaya telpon untuk hubungan dua kantor tersebut yang digantikan dengan VOIP. Selain itu juga kan cost efficient di bandwidth, dimana kalau nyewa bandwidth internet satu titik satu ISP, akan jauh lebih mahal ketimbang nyewa satu titik, terus disebar. Lebih efficient dan kapasitasnya bisa jauh lebih besar. VPN manis di teori maksudnya ini hubungan dengan bandwidth consumption kah ? memang besar kalau kita bicara secure dan fleksibilitas. Tapi dari yang saya coba, data VPN lewat 128Kbps, konsumsi bandwidth naik hingga 140Kbps - 150Kbps. Masih worth it sih kalau menurut asumsi saya dengan cost efficientnya. Lagi itu saya bikin perbandingannya untuk cost yang harus dikeluarkan jika pake telepon PSTN + Internet di masing2 titik. Mungkin efficient karena boros 20 - 30 Kbps harganya jauh lebih murah dibandingkan dengan kosumsi telepon PSTN + INternet di masing - masing titik. - Rio.Martin - -- FAQ milis di http://wiki.linux.or.id/FAQ_milis_tanya-jawab Unsubscribe: kirim email ke [EMAIL PROTECTED] Arsip dan info milis selengkapnya di http://linux.or.id/milis
