Just Nobody wrote:

Dear all,

Sering saya ngalamin yang namanya mati listrik dikantor, kebetulan di kantor ada server DNS, Web, Proxy dan Databases. Apa sih yg seharusnya kita lakukan untuk server2 tsb, ketika listrik mati...

Yang harus dilakukan justeru sebelum listrik mati, kalau udah nggak ada power alias listrik mati buat server yah nyantai saja :)

Misalkan Listrik mati, untuk server kan ada UPS yang bisa +- 1 jam untuk menghandle sumber listrik, nah ketika 1 jam tersebut apa yang musti kita lakukan? apakah mematikan server? apakah didiamkan saja sampe listrik hidup kembali? (klo mati listriknya 6 jam gmn?) apakah backup? (klo DNS server, Webserver, apanya yg di backup?)

Untuk ruangan server
Benar kita harus siapkan UPS, kalau besaran lama UPS tergantung VA dan penggunaan. Pada dasarnya anda siapkan sumber listrik jangan hanya tergantung pada PLN, coba beli/sewa/leasing generator untuk kantor Anda. Fungsi UPS sekarang hanya menjaga pasokan listrik pada saat perpindahan sumber listrik dari PLN ke generator (biasanya di set beberapa detik listrik PLN mati, generator otomatis nyala).
Untuk jaringan,
Nggak ada gunanya jaringan kalau switching tidak berfungsi karena enggak ada arus listrik, solusinya pake power over ethernet (lihat website-nya panduit), pasokan listrik untuk switching akses bisa dari wiring closet.
Gimana kalau enggak bisa pengadaan generator, ...
Siapkan UPS yang manageable yang bisa berkomunikasi dengan komputer mengenai statusnya, seperti APC. Kemudian siapkan software managementnya (see apcupsd.org) dan tentukan treshold waktu kalau pasokan listrik PLN ke UPS belum juga sehingga server di shutdown otomatis berikut pemberitahuan ke pengguna (winpopup, net send, e-mail, sms, dll).

Monggo ah di reply...

Thanks,

thanks juga

ddr


--
FAQ milis di http://wiki.linux.or.id/FAQ_milis_tanya-jawab
Unsubscribe: kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Arsip dan info milis selengkapnya di http://linux.or.id/milis

Kirim email ke