On 2/22/06, Bagudung Cyber <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >
> > Untuk mengecek agresivitas pemakaian swap:
> > [EMAIL PROTECTED]:~$ cat /proc/sys/vm/swappiness
> > 95
> >
> > Kalau mau lebih agresif, echo -n 100 > /proc/sys/vm/swappiness
> > Agar setting permanen, masukkan di /etc/sysctl.conf (tergantung distro)
> >
> > [EMAIL PROTECTED]:~$ tail -1 /etc/sysctl.conf
> > vm/swappiness = 95
> > (ganti angkanya dengan 100 untuk full aggresive)
> >
> > ps: boleh jadi beberapa proses malah jadi lambat jalannya ketika swap
> > mulai terpakai, padahal ada kebutuhan pemakaian RAM.
> >
> mas atrho, sebenarnya untuk apa swap dibuat agresif??
> kan sudah jelas kalau swap itu lebih lambat dari RAM,
> jadi kalau bisa, malah swap jangan dipakai :)
> betul nggak?

Adakalanya, ketika belum sempat atau tidak mungkin menambah RAM, kita
terpaksa memakai swap.

Tapi bukan itu poinnya. Saya hanya menunjukkan bahwa swap bisa dipakai
secara lebih agresif. Apakah dampaknya malah merugikan atau tidak, itu
bergantung kepada penilaian pemakai :D

--
You are currently using 21593 MB (2%)

--
FAQ milis di http://wiki.linux.or.id/FAQ_milis_tanya-jawab
Unsubscribe: kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Arsip dan info milis selengkapnya di http://linux.or.id/milis

Kirim email ke