Yang nampaknya mesti "diluruskan" adalah tugas web proxy itu apa, dan tugas NAT/Masquerading itu apa :-) Web proxy seperti squid is best at proxying/caching HTTP element, dimana data disimpan sementara untuk kemudian difeed ke client ketika request yang sama muncul tanpa perlu mengunduh ulang dari original site. Ingatlah bahwa HTTP protocol port 80 TCP itu bersifat STATELESS. Seluruh pihak (client - proxy - server) harus reachable agar koneksi bisa terjalin. VPN, di lain pihak, adalah STATEFULL connection (seperti SSH), dimana infrastruktur komunikasi IP baru dibangun diatas infrastruktur IP yang existing. Karena VPN membentuk infrastruktur IP baru di atas infrastruktur lama, proxy tidak bisa menjangkau (reach) server yang berada di infrastruktur IP lain.

Kalaupun anda akan "merouting" statefull connection klikBCA anda via web proxy, dia akan simply rerouting statefull type connection tersebut. Ini selain membebani proxy system (menggunakan satu process untuk menangani hal yang semestinya ditangani oleh NAT/Masq) juga boros resource dan lebih lambat, dengan keuntungan yang hampir tidak ada. So what's the point buat routing VPN via web proxy?

ISA Server bisa melewatkan VPN klikBCA karena ISA server juga berfungsi sebagai firewall. Di sini, fungsi firewallnya yang berperan, bukan proxynya.




saya jd ngerti juga nih pak, memang sih pak ,klikbca itu sebelum konek kan harus ngejalanin program vpn nya baru bisa masuk ke klikbca.com, terima kasih saya jadi ikutan dapet ilmu

--

Regards

iant


--
FAQ milis di http://wiki.linux.or.id/FAQ_milis_tanya-jawab
Unsubscribe: kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Arsip dan info milis selengkapnya di http://linux.or.id/milis

Kirim email ke