Ronny Haryanto wrote:
'/root/*' akan diexpand oleh shell-globbing. Jadi yang sebetulnya
diexecute oleh shell adalah 'du -sc /root/Desktop /root/tmp /root/...'
File2 berawalan "." tidak ikut terexpand oleh globbing. Jadi kalo ada
directory /root/.porn yang isinya 3 GB bokep ya tidak terhitung oleh
perintah di atas.
'*' itu redundant dalam kasus ini. Cukup:
du -skc /root | sort -rn
aja, dia otomatis recurse ke dalam semua sub-directoriesnya.
Lihat juga aplikasi Filelight utk visualisasi penggunaan disk space
ini. (Google is your friend.)
Ronny
Sebenarnya masalah utama saya bukan pada perintah tersebut, tetapi pada
partisi yang penuh
Kemarin sudah mencoba mengahapus file file-file log di /var/log yang
membengkak sampai ukuran GB, namun setelah filer tersebut dihapus
(melalui konqueror) ternyata kapasitas partisi / tidak bertambah
Jika dilihat di /var/log file-file tersebut sudah tidak ada, lalu kenapa
kok gak bertambah kapasitasnya ?
TIA,
Salam,
Malik Mt
--
FAQ milis di http://wiki.linux.or.id/FAQ_milis_tanya-jawab
Unsubscribe: kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Arsip dan info milis selengkapnya di http://linux.or.id/milis