On Mon, Mar 20, 2006 at 10:39:00AM +0700, Harnanto wrote: > On 3/20/06, Ronny Haryanto <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > On Mon, Mar 20, 2006 at 12:12:32AM -0000, bayu wrote: > > > delay pool menurut saya belom bisa menghandle semua aktifitas > > > download ada beberapa situs tertentu yang lolos di delay pool pada > > > waktu download file tapi saya masih memakainya :) > > > > Alternativenya pake QoS langsung di level IP, nggak di application > > level. Jadi gak peduli mau HTTP, FTP, torrent atau traffic IP jenis > > apa pun pasti kena cegat sama QoS-nya. > > Mohon pencerahan, aktivitas yang bagaimana kok sampai bisa lolos dari > delay pool jika user HANYA dibolehkan akses melalui proxy ? Sebab saya > sudah test di network saya tidak bisa pakai JAP dan HTTP Tunnel. Dan > apakah torrent itu bisa jalan melalui proxy (squid) ?
Mungkin anda bermaksud bertanya ke si penanya awal atau penulis email yg sebelumnya lagi, bukan saya. Abis replynya ke email saya sih ini. Jawaban saya di atas saya maksudkan secara umum, bukan spesifik ke delay pool saja. Jadi selain membatasi dari application level, bisa juga dr network level, dan biasanya ini bisa lebih efektif karena sudah mencakup semuanya, tidak perlu satu2 aplikasi diurusin. Menanggapi pertanyaan anda, walaupun semua traffic sudah diarahkan cuma boleh lewat proxy, tapi kan selalu ada kemungkinan access control (termasuk auth dan QoS) tidak bekerja seperti yang diharapkan (apapun alasannya, baik keterbatasan dr softwarenya, algorithmnya, maupun salah setup). Ini berlaku juga utk QoS di level mana pun sih sebetulnya, tapi rasanya saya lebih percaya QoS di level IP. Saya pernah denger dr temen, katanya ada suatu kondisi di mana delay pool masih bisa "diakalin". Saya nggak jelas apa yg dia maksud tepatnya dan bagaimana caranya. Pastinya sih mesti dipelajari dulu. Ronny
signature.asc
Description: Digital signature
