Dear friends, Tul Pak Kho .... Bpk Linus itu sdh sangat well-known. Beliau tidak perlu sertifikasi apapun. Karena jika beliau ditanya sama orang yg blm pernah lihat tampangnya, nggak kenal namanya ... "Apa Anda pengalaman anda?" "Hmmm ... saya bikin kernel Linux" Yang bertanya pasti langsung tahu .... he's _a_ proof ...
Beda dengan kita, jika kita ditanya hal sama. > Sertifikat tidak identik dengan pengalaman, karena bisa saja orang yang ngak > pernah kerja hanya ikut pelatihan untuk ambil sertifikasi. Nah .. ini perlunya badan sertifikasi yg bonafide. Saya kira model sertifikasi MCSD, MCSE, CCNA, RHCE dll _cukup_ well-known di dunia / industri kita. regards, mige yukikutngeblogdonk ..... http://siapatahu.blogspot.com ... Effendy Kho wrote: > Sertifikat itu artinya menyatakan minimal kita menguasai apa yang > disertifikasikan, jadi MINIMAL. > Banyak orang yang ngak punya sertifikat tapi sangat jago, heheh Linus > Torvalds > punya RHCE ngak ya? > > Dengan adanya sertifikat, kalau ngelamar kerja, perusahaan punya jaminan > pemegang sertifikat itu mempunyai MINIMAL kemampuan seperti yang ada > disertifikat. (dengan asumsi sertifikatnya bonafide, jadi kepercayaan) > > Sertifikat tidak identik dengan pengalaman, karena bisa saja orang yang ngak > pernah kerja hanya ikut pelatihan untuk ambil sertifikasi. > > salam, > > Ase. > > > __________________________________________________ Apakah Anda Yahoo!? Lelah menerima spam? Surat Yahoo! memiliki perlindungan terbaik terhadap spam http://id.mail.yahoo.com -- FAQ milis di http://wiki.linux.or.id/FAQ_milis_tanya-jawab Unsubscribe: kirim email ke [EMAIL PROTECTED] Arsip dan info milis selengkapnya di http://linux.or.id/milis
