Nambahin dikdit dapat dari kampus tetangga,
semoga bermanfaat bagi para newbie,
Apa yang bisa dilakukan Paket Manager ?
1. Instalasi/ Uninstal,
2. Melihat Informasi tentang suatu paket
3. Melihat paket-paket yang terinstal
4. Upgrade/Downgrade paket
5. Membuat suatu paket (build)
6. Dan sebagai nya.
Sedikit tentang File *.exe, *.zip, *.tar.gz, *.tgz *.rpm, *.src.rpm,
*.tar.bz2 dan *.deb
Secara umum, paket-paket software yang ada di internet, berakhiran exe, zip,
tar.bz2 tar.gz, rpm dan
deb (untuk distro Debian) . Kita sangat akrab dengan paket yang berakhiran
exe dan zip. Keduanya
merupakan file untuk system operasi Windows. Program yang kita download
umumnya menggunakan
ekstensi tersebut. Sementara untuk file-file berekstensi .tar.gz, rpm,
src.rpm .tar.bz2 dan deb merupakan
paket software untuk sistem operasi linux (turunan unix lainnya). Terdapat
perbedaan cara instalasi
paket dengan ekstensi rpm atau src.rpm dan deb dengan paket berekstensi
.tar.bz2, tgz dan tar.gz. Filefile
tar.bz2 atau tar.gz merupakan file bundel/ kompress dari linux, seperti file
zip di windows. File -file
jenis ini memerlukan cara instalasi yang sedikit membingungkan bagi imigran
baru.
Jika beberapa distro Linux, menyertakan RPM dalam distribusi nya, maka
Debian punya cerita lain.
Distro Linux Debian, memiliki program tersendiri untuk manajerial
paket-paket/ software nya, dikenal
dengan nama DPKG . Di artikel ini penulis mengkhusukan diri untuk RPM.
Instalasi dengan RedHat Package Manager
Sebelum mendowload aplikasi OpenSource, pertama kita harus melihat ekstensi
filenya. Jika berakhiran
.rpm, maka caranya seperti yang akan di jelaskan dibawah. File-file rpm
menggunakan format
penulisan yang agak unik yaitu :
nama_paket-versi-release-arsitektur.rpm
nama_paket-versi-release-arsitektur.rpm
Misalnya jika kita menginstal Yahoo! Messenger maka format nama filenya
adalah :
ymessenger-1.0.4-1.i386.rpm
dengan keterangan sebagai berikut :
ymessenger : merupakan nama file
1.0.4 : versi dari ymessenger tersebut
1 : release dari versi yang dimaksud
i386 : arsitektur yang kompetibel dengan ymessenger tersebut (intel 386
keatas)
rpm : ekstensi file yang dimaksud.
Contoh lain adalah paket binari dari python, silahkan buka
http://www.python.org/2.3.2/rpms.html
maka kita akan menjumpai paket yang bernama
python2.3-2.3.2-1pytdotorg.i386.rpm , silahkan di
artikan sendiri. Pertanyaan cerdas yang muncul adalah bagaimana cara
menginstal setelah paket-paket
tersebut ada di komputer kita ? Berikut perintah-perintah umum untuk rpm.
Instalasi
Sintaks umumnya adalah :
rpm -i nama_paket-versi-release-arsitektur.rpm rpm -i
nama_paket-versi-release-arsitektur.rpm.
Kita ambil contoh instalasi Yahoo! Messenger diatas.
#rpm -i ymessenger-1.0.4-1.i386.rpm
Bebebapa opsi tambahan untuk instalasi (-i) adalah :
-h, untuk melihat output instalasi.
-v, melihat progress instalasi
Jadi lengkapnya adalah :
#rpm -ivh ymessenger-1.0.4-1.i386.rpm
Masalah yang sering muncul ketika instalasi adalah dependencies
(ketergantungan suatu paket dengan
paket lain). Misalnya kita menginstal paket a, ternyata paket a membutuhkan
paket b. Jika ini terjadi,
ingatlah nama paket b itu, cari di internet lalu instal paket b pertama
kali, kemudian lanjutkan instalasi
paket a. Kita bisa mengabaikan dependencies ini, tentu resikonya program
yang kita instal tidak
berjalan dengan baik. Untuk mengabaikan dependencies sintaks nya :
rpm -ivh --nodeps rpm -ivh --nodeps nama_paket-versi-release-arsitektur.rpm
nama_paket-versi-release-arsitektur.rpm
Saran penulis, sebelum menginstal atau mendownload suatu paket, cari tau
apakah paket tersebut
membutuhkan paket lainnya. Gunakan search engine, atau kunjungi situs resmi
paket yang di maksud.
Masih ada beberapa opsi lainnya untuk instalasi. Lengkapnya bisa dilihat di
http://www.rpm.org/maxrpm/
ch-rpm-install.html
Uninstal/Remove
Sintaks :
rpm -e nama_paket rpm -e nama_paket
Contoh : #rpm -e ymessenger
Berbeda dengan instalasi, ketika meremove/ uninstal paket kita hanya
menggunakan nama paket jadi
pada contoh diatas kita tidak menambahkan -1.0.4-1.i386.rpm
Beberapa program kadang membutuhkan file-fila lainnya. Jika kebetulan kita
meremove/ uninstal suatu
paket dimana paket tersebut dibutuhkan oleh program lainya, maka akan timbul
pesan kesalahan. Untuk
tetap meremove/ uninstal paket tersebut dengan mengabaikan pesan kesalahan,
gunakan opsi -nodeps
jadi lengkapnya seperti berikut :
#rpm -e--nodeps ymessenger
Upgrade Paket
Sintaks :
rpm -Uvh nama_paket-versi-release-arsitektur.rpm rpm -Uvh
nama_paket-versi-release-arsitektur.rpm (Note : U di ketik dengan huruf
KAPITAL)
Menggunakan opsi -U agak boros, karena opsi tersebut juga menginstal paket
yang sudah ada. Jadi
untuk beanr-benar melakukan upgrade gunakan sintaks :
rpm -Fvh nama_paket-versi-release-arsitektur.rpm rpm -Fvh
nama_paket-versi-release-arsitektur.rpm
Downgrade Paket
Kenapa mesti di downgrade? Bisa jadi paket baru yang kita dapatkan terdapt
banyak bug. Nah, solusi
nya kembali ke paket lama. Jadi tentu kita mendowngrade paket yang di
maksud. Sintaks :
rpm -Uvh--oldpackage nama_paket-versi-release-arsitektur.rpm
rpm -Uvh--oldpackage nama_paket-versi-release-arsitektur.rpm.
Untuk contoh Yahoo! Messenger diatas sebagai berikut :
#rpm -Uvh--oldpackage ymessenger-1.0.4-1.i386.rpm
Melihat Paket Yang Terinstal
Sintaks :
rpm -qa rpm -qa
Jika ouput yang di dapat terlalu banyak sehingga kita tidak bisa meelihat
satu persatu gunakan pipeline
dan more jadi : #rpm -qa | more
Atau kita ingin menyimpan output nya kedalam suatu file maka perintahnya :
#rpm -qa > file
Lalu buka file tersbut untuk membacanya.
Untuk melihat suatu paket yang mengandung kata-kata tertentu. Misal kita
ingin melihat paket yang
mengandung kata-kata python. Gunakan :
#rpm -qa | grep python
Melihat File-file yang dikandung suatu paket
Sintaks :
rpm -ql nama_paket-versi-release-arsitektur.rpm rpm -ql
nama_paket-versi-release-arsitektur.rpm
Contoh : #rpm -ql ymessenger-1.0.4-1.i386.rpm
Melihat Banyaknya Paket yang terinstal
Sintaks :
rpm -ql | wc -l rpm -ql | wc -l
Memeriksa Paket yang terinstal
Sintaks :
rpm -V nama_paket-versi-release-arsitektur.rpm rpm -V
nama_paket-versi-release-arsitektur.rpm (Note: V huruf KAPITAL)
Instalasi Paket berakhiran src.rpm
Paket src.rpm merupakan paket source dari sebuah paket RPM. Paket src.rpm
berisi source (sumber)
program.. Untuk contoh paket ini, lihat di
http://www.python.org/2.3.2/rpms.html terdapat sebuah
paket bernama :
python2.3-2.3.2-1pydotorg.src.rpm . Bagaimana instalasi paket source ?
Sebelum instalasi, kita harus membangun ulang (rebuild) paket tersebut.
Untuk membangun ulang,
sintaks perintahnya sebagai berikut :
rpm --rebuild nama_paket-versi-release.src.rpm rpm --rebuild
nama_paket-versi-release.src.rpm
Kemudian setelah di rebulid, paket yang terbentuk akan berakhiran *.rpm. Ini
artinya proses instalasi
menggunakan perintah biasa yaitu : rpm -i
nama_paket-versi-release-arsitektur.rpm , seperti yang
telah di jelaskan diatas. Paket RPM hasil rebuild tadi berada di direktori
/usr/src/RPM/RPMS/arch.
Instalasi Paket berakhiran tar.bz2 dan tar.gz
Untuk instalasi paket berakhiran tar.bz2 atau tar.gz syarat yang utama
adalah terdapat compiler C
(GCC) di komputer. Berikut langkah-langkahnya:
1. Download paket yang dimaksud, seperti biasa melalui xwindow. Atau
menggunakan command line
dengan perintah :
# wget [url-instalasi]
Misalnya #wget http://www.python.org/ftp/python/2.3.2/Python-2.3.2.tgz
2. Setelah proses download selesai, langkah selanjutnya adalah menguraikan
paket tar.gz atau tar.bz2
yang kita donwload tadi. Caranya :
- Untuk paket yang berakhiran tar.gz dan tgz gunakan perintah # tar -zxvf
[nama-file].tar.gz
- Untuk paket yang berakhiran tar.bz2 gunakan perintah # tar -xjvf
[nama-file].tar.bz2
File-file yang telah diuraikan ini akan menempati direktori tersendiri. Nama
direktori yang baru ini,
pada umumnya sama dengan nama paket.
3. Kemudian cek, apakah direktori baru telah terbentuk dengan # ls -la
4. Masuk ke direktori tersebut dengan perintah # cd [nama-direktori]
5. Lalu kita akan mengkonfigurasi software/paket tersebut dengan perintah :
# ./config atau # make config
6. Kemudian, lakukan compile source program dengan perintah :
# make atau # make all
7. Terakhir, setelah source terkompile dengan benar, maka kita akan
menginstal object yang dihasilkan
dengan perintah : #make install .
Tunggu beberapa saat dan porgram opensource pun siap dijalankan. Untuk
mengetahui dimana
lokasi software/ program yang telah kita instal gunakan perintah # locate
nama-paket, misalnya :
#locate Python-2.3.2
Sebagai catatan akhir, RPM di Distro Linux Mandrake, lebih powerfull. Hal
ini karna Mandrake
membuat program URPM (user RPM) . URPM bukanlah RPM versi mandrake, namun
hanya sebagai
pelengkap dari RPM yang memiliki beberapa kekurangan. Salah satu kelebihan
URPM adalah
kemampuannya untuk langsung menginstal paket-paket yang saling bergantung
(dependencies
package), sehingga user tidak di repotkan mencari dan menginstal paket yang
dubutukan suatu porgram.
Selamat mencoba.
Segala caci maki dapat di tujukan ke [EMAIL PROTECTED]
Referensi
1. http://www.gnu.org
2. http://www.rpm.org
newbie-linux
----- Original Message -----
From: "Darojatun Wijaya" <[EMAIL PROTECTED]>
perintah dasrnya :
ls /bin
ls /sbin
ls /usr/bin
ls /usr/sbin
itu aja dulu
terus apa yang keliatan di /bin,/sbin/usr/sbin,/usr/bin tadi
periksa pake man atau tambahi --help
misal di /bin ada ls
coba tambahin ls --help
masih banyak lagi
coba cari perintah yang buat Xwindow
:) biasanya selalu diawali x :)
--
FAQ milis di http://wiki.linux.or.id/FAQ_milis_tanya-jawab
Unsubscribe: kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Arsip dan info milis selengkapnya di http://linux.or.id/milis