On Thu, Sep 21, 2006 at 09:10:41AM +0700, Endy Muhardin wrote: > Sekarang saya pakai KMail. Di toolbarnya kan ada tombol untuk Mark > as Spam dan Mark as Ham. Berarti kita bisa langsung training si > Bayes dengan menggunakan tombol2 ini ya?
Saya tidak familiar dg feature itu dari KMail. Silakan cek ke dokumentasinya. Tapi prinsip garis besarnya sih sepertinya sama. > Logikanya, setelah beberapa tahun digunakan, harusnya kan si Bayes di > komputer > saya ini sudah lumayan cerdas, karena sudah dilatih bertahun-tahun. Tapi jangan lupa kalo spam juga selalu evolving, jadi sistemnya mungkin sudah bagus dalam mengklasifikasikan spam2 yg sudah familiar, tapi yg baru2 mungkin nggak. Jadi perlu dilatih terus(*) walaupun mungkin makin lama makin jarang perlu melatihnya. Makanya kalo ada yg lolos saya masukin ke folder uncaught yg dicek secara periodik oleh sa-learn saya, atau anda bisa pake mark as spam dan sejenisnya kalo anda pake sistem lain. > Sedikit lebih general, tidak hanya KMail, misalnya kita mengoperasikan mail > server. Bisakah kita migrasi hasil latihan Bayes ke server lain? Harusnya sih bisa asal sistemnya bisa membaca databasenya. Kan belum tentu KMail dan SpamAssassin menggunakan format yg sama utk database Bayesian learningnya, misalnya. Ronny (*) Pengetahuan AI saya agak kurang, jadi mohon dikoreksi kalo salah. Seingat saya Bayesian learning dan jenis2 algorithm klasifikasinya ini termasuk supervised learning, jadi butuh dilatih berdasarkan apriori knowledge. Hanya karena dia sudah dilatih bertahun2 bukan berarti dia bisa mengklasifikasi dg baik sesuatu yg belum pernah dilihatnya. http://en.wikipedia.org/wiki/Pattern_recognition
signature.asc
Description: Digital signature
