Satu alternatif, install bootloader windows di MBR, install grub di *partisi* linux. terus modifikasi boot.ini (milik windows) agar saat masuk bootloader windows ada pilihan untuk masuk ke GRUB. detail untuk modifikasi boot.ini di http://hacks.oreilly.com/pub/h/2337
On 1/3/07, AndiSugandi⢠<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
On 1/3/07, gunawan <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > kaget aku.. kl yg bertanya org lain mungkin tak sekaget ini. Saya juga :) > satu2nya petunjuk yang saya terima adalah.. anda menginstall linux di > extend??? saya kira linux hanya bisa di install di main(utama).. Justru (memang) Linux bisa di-install di partisi manapun sepanjang Boot Loader yang dipakai bisa mengakses dan mem-booting sistem operasi Linux tersebut (saya minta maaf tidak memberikan url/referensi tentang hal ini). Dan Windows hanya bisa di-install di lokasi logical partition (tidak pada extended partition). > biasanya saat ini ada seseorang yang mengatakan "throw your WIN out of > WINDOWS" atau.. mentertawakan karena memakai windows tapi pake linux jg.. > dilema.. emang.. saya berharap agar saya jg bisa pake linux.. bukan win > freak kayak gini Saya juga berprasangka demikian, dari judulnya saja sudah terlihat seperti "bukan pada tempatnya" (OOT/tidak pada milis tanya-jawab Linux ini). Tapi kalau Teman-teman cermati di thread awal dan mencoba mengakses link ke google yang saya sertakan, akan kita dapati bahwa masalah ini adalah persoalan GRUB, bukan bagaimana saya bisa booting ke (menggunakan) windows, tapi masalah ini: https://launchpad.net/distros/ubuntu/+source/debian-installer/+bug/19634 salah satu hasil pencarian google yang url-nya sudah saya berikan di thread pertama. Masalah tersebut yang ingin saya diskusikan di milis ini. Benar-benar bug dari GRUB-kah? atau murni keteledoran saya? Saya tidak "menghajar" partisi Windows tersebut karena memang bawaan asli (Lisensi Legal dari Acer) dari notebook Acer saya, dan itu berharga kurang lebih Rp1.5 juta (?) bagi saya :) Masih terasa sayang kalau saya membuang uang sebesar itu (walaupun sangat jarang notebook saya di-boot ke partisi Windows tersebut) OK, lets "resume" this discussion then... :) Saya sangat berterima kasih atas bantuan teman-teman dan juga (terutama) Mas Gunawan :) Regards,
