On Wed, Jan 03, 2007 at 01:27:01PM +0700, Dwi Wahyono wrote: > (untuk kebanyakan aplikasi harus dijalankan dengan exec, lihat man > exec untuk penjelasannya)
exec ini sebetulnya adalah shell built-in, bukan program terpisah seperti 'ls', jadi baca dokumentasinya (kalo shellnya bash) pake 'help exec', bukan 'man exec'. exec ini mengganti/menimpa proses shellnya dg apa yg dijalankan. Kalo menjalankan firefox (misalnya) tanpa exec, maka setelah dijalankan akan ada dua proses yg berjalan: firefox dan shellnya, lalu setelah firefoxnya exit, kembali lagi ke shell. Kalo pake exec, maka setelah dijalankan cuma ada satu proses, firefox doang, karena proses shellnya direplace, dan setelah firefoxnya exit tidak akan kembali ke shell karena proses shellnya udah direplace. Sama dengan kalo di .xsession (atau .xinitrc, tergantung pake apa), biasanya program yg terakhir pake exec supaya setelah exit langsung logout (atau mengakhiri session X, tergantung pake apa). Jadi pake exec bukan suatu keharusan sebetulnya, dan tidak tergantung secara langsung juga ke aplikasi apa, tapi tergantung apa yg kita inginkan setelah aplikasi itu selesai. Mudah2an pengertian saya tentang ini nggak ngaco. Kalo ada yg salah mohon dikoreksi. Ronny
signature.asc
Description: Digital signature
