-----BEGIN PGP SIGNED MESSAGE-----
Hash: SHA1

AndiSugandiā„¢ wrote:
> On 5/2/07, Ilhamsyah Edwar <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> Sebelumnya terima kasih Mas Edwar sudah ngasih saya saran,
> 
>> Waktu pake linux 6-7 tahun yang lalu, directory /boot harus berada di
>> bawah 8GB, jika lebih dari itu, linux tidak bisa diboot. Ini sebenarnya
>> masalah BIOS tidak boleh lebih dari maksimum cylinder (gak inget di
>> cylinder ke berapa).
>> Kurang tahu apakah masalah ini sudah terpecahkan atau tidak.
>>
>> Bisa disebutkan partisi harddisk (secara lengkap) yang dilakukan oleh Om
>> Andi?
> 
> saya (lupa) persisinya penamaan di Linux (#fdisk -l) mengenai tabel
> partisi HD(SATA)-nya. Karena saya belum bisa masuk (even pake Live CD)
> ke LInux, saya sampaikan tabel partisi lewat Disk Management-nya
> Windows:
> 
> 1 HD dan 1 DVD Combo,
> 
> Primary Master:
> drive C:
> extended:
> drive D:
> partisi Linux 00 ( / untuk Ubuntu)
> partisi Linux 01 (swap)
> partisi Linux 02 ( / untuk openSUSE)
> paritisi Linux 03 (/home)
> 
> jadi saya tidak membuat /boot secara terpisah.
> 
> btw, pembuatan tabel partisi di atas sudah cukup untuk billing server
> di Warnet, komputer tersebut memang sudah di-set hampir 1 tahun
> menjadi Billing Server ini mengggunakan Linux.
> 
> Regards,
Masalah yang hampir sama juga terjadi pada saya, memakai 2 HD dengan
merek yang sama "maxtor"  6E040l0=40gb dan 6E030l0=30bg, yang 40 gb
murni sebagai data dan yang 30 gb sebagai system dual boot antara
windows dan Linux, tapi beberapa waktu kmd, setiap boot lewat linux
selalu lama kadang bahkan gagal, sedangkan boot lewat windows selalu
lancar. setelah diteliti terkadang linux mendeteksi hd 6E030l0 mempunyai
size 40gb (aneh sekali dan itu terjadi pada semua OS linux yang saya
coba termasuk live CD :) ).
pernah juga dicoba hanya memakai OS linux pada 6E030L0, pada saat
partisi otomatis juga terdeteksi sebesar 40 gb, jd walaupun instalasi
selesai namun tidak bakalan booting dengan pesan error di grub.
pernah juga mencoba Par Magic8 untuk mempartisinya, HD terdeteksi dengan
benar termasuk size, partisi berhasil namun saat coba install linux pada
hd tsb, justru tidak menemukan adanya hd pada proses pengenalan hardware.

so solusinya ya.........hanya memakai  6E030L0, untuk windows dan
6E040l0 untuk linux switching dilakukan pada boot priority di BIOS, :)

- --
Best Regards,
Adnan AK

+---[ Mozilla Firefox 2.0/Thunderbird 1.5.x - SuSE 10.2 ]---+
| Disclaimer : This e-mail was scanned by clamav, and       |
| declare as CLEAN                                          |
| --------------------------------------------------------- |
| YM : adnan_kurniawan          public key: subkeys.pgp.net |
| IRC chat: nusakambangan                                   |
| at irc.freenode.org #suse                  Linux Banyumas |
+-----------------------------------------------------------+

-----BEGIN PGP SIGNATURE-----
Version: GnuPG v1.9.22 (GNU/Linux)
Comment: Using GnuPG with SUSE - http://enigmail.mozdev.org

iD8DBQFGQHkxS3mZa+kJXdARAqAkAJ0f73mNRbapGJg5pdb+707xV1t4pgCdFkbq
7ifW4RXek4P4l0pwFyAk/JU=
=7RyX
-----END PGP SIGNATURE-----

-- 
FAQ milis di http://wiki.linux.or.id/FAQ_milis_tanya-jawab
Unsubscribe: kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Arsip dan info milis selengkapnya di http://linux.or.id/milis

Kirim email ke