Kira - kira Open Source nggak, Klo Open Source Wah...bakalan maju deh
indonesia...
> On Tue, Jul 10, 2007 at 10:17:49AM +0700, samurai wrote:
>> helo kawan..'s
>>
>> sy pengen buat rt/rw net di kos-kosan nie..maklum anak kos..
>> namun sistem nya pakai quota bandwith..
>> misalnya paket 10 rb =  128 Kbps nah nanti kalau lebih..user otomatis
>> gak
>> bisa menggunakannya..atau..harus bayar..namun si user dpt melihat
>> pemakaiannya...bukan hanya admin..
>>
>> sy lihat ada beberapa ISP menggunakan sistem ini.. seperti speedy
>> personal,
>> cbn, centrin dll..
>> kira-kira apa aja yang dibutuhkan..
>> sy ada selama ini cuma bisa monitoring paket bandwith..jd kalau udah
>> melebihin quota unplug cable di switch..hehehe..(katruk)..tp kalau
>> quoata
>> otomatis belom ada..
>>
>> selama ini pakai mikrotik..monitoring dengan cacti..
>> pengennya pakai slackware..(cuma bisa slacware gw :()
>>
>> thanks yac atas perncerahannya..
>
> Kalo saya buat sendiri untuk dipakai di kantor & beberapa perusahaan
> yg saya instali server linux. Semuanya memakai speedy yg berbasis quota.
> Server2nya memakai redhat, karena ada aplikasi safesquid, kecuali satu
> pakai slackware 10, itu pun komputernya sekelas P-100, tapi kernelnya
> sudah saya pangkas biar bisa kencang larinya, ini spek detail:
>
> # cat /proc/cpuinfo
> processor       : 0
> vendor_id       : GenuineIntel
> cpu family      : 5
> model           : 2
> model name      : Pentium 75 - 200
> stepping        : 12
> cpu MHz         : 133.328
> fdiv_bug        : no
> hlt_bug         : no
> f00f_bug        : yes
> coma_bug        : no
> fpu             : yes
> fpu_exception   : yes
> cpuid level     : 1
> wp              : yes
> flags           : fpu vme de pse tsc msr mce cx8
> bogomips        : 265.42
>
> Jadi saya buat aplikasi client - server. Di sisi client windows saya buat
> aplikasi visual pakai delphi untuk otorisasi user, setelah sukses akan
> ditampilkan info bandwidth monitoring (RX, TX, Usage bandwidth, dll).
> Aplikasi client akan refresh secara otomatis tiap beberapa detik untuk
> menampilkan trafik monitoring.
>
> Aplikasi di sisi server pakai perl, untuk socketnya nunut xinet.d
> (soalnya masih belum bisa buat socket programming di perl). Aplikasi di
> server ada 2 service :
>
>   1. Aplikasi yg menghitung pemakaian bandwidth speedy dan melakukan
>      trafik kontrol apabila pemakaian bandwidth harian telah
>      melebihi sekian % dari batas quota rata2 harian. Jadi kalau usage
>      hari ini telah lebih dari 60%, maka secara otomatis rate ceiling
>      diturunkan hingga terkecil 16 kbps dari 128kbps. Ini tidak akan
>      memutuskan koneksi user cuma ratenya jadi lebih lambat, lebih
>      lambat dibandingkan pakai telkomnet instan.
>
>   2. Aplikasi untuk otorisasi user, siapa yg bisa makai koneksi internet.
>      Satu account user hanya bisa dipakai untuk satu koneksi tidak bisa
>      dipakai bersamaan, misalnya user A pinjam account user B, jika user
>      B memakai koneksi, user A tidak bisa masuk, begitu juga sebaliknya.
>
> Selain itu ada penulisan ke database untuk mencatat pemakaian speedy.
> Kalau dibandingkan dengan catatan di telkomspeedy.com bedanya ndak
> jauh2 amat, beda sekitar 1.05% - 1.07%.
>
> Ini bisa dikembangkan lebih lanjut untuk yg pakai quota. Untuk itu
> kernelnya dipatch dg patch-o-matic dg account:
>
> # pwd
> /usr/local/src/pom/patch-o-matic-ng-20060511/patchlets/account
> # cat help
> This match is used for accounting traffic for all hosts in
> defined network/netmask.
>
> Features:
> - long (one counter per protocol TCP/UDP/IMCP/Other) and short statistics
> - one iptables rule for all hosts in network/netmask
> - loading/saving counters (by reading/writting to procfs entries)
>
> Example usage:
>
> account traffic for/to 192.168.0.0/24 network into table mynetwork:
>
> # iptables -A FORWARD -m account --aname mynetwork --aaddr 192.168.0.0/24
>
> Jadi tinggal mantau saja trafik pemakaian user anu dg ip sekian, jika
> sudah lebih bisa kasih peringatan di aplikasi client.
>
> Sebenarnya sudah banyak produk free kayak nocat yg bisa seperti ini.
> Saya cuma praktek ilmu sambil belajar & Alhamdulillah bisa menghidupi
> saya sekeluarga :-)
>
> Saya sekarang lagi belajar membuat aplikasi visual di linux, jadi
> clientnya tidak melulu windows. Ke depan bisa jadi billing.
>
> --
>
> Terimakasih sebelumnya dan sesudahnya.
>
> Salam,
>
> ~~ Arief Yudhawarman ~~
>
>
>
> --
> FAQ milis di http://wiki.linux.or.id/FAQ_milis_tanya-jawab
> Unsubscribe: kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
> Arsip dan info milis selengkapnya di http://linux.or.id/milis
>
>




Regads
ibunk
http://ibunk.or.id



-- 
FAQ milis di http://wiki.linux.or.id/FAQ_milis_tanya-jawab
Unsubscribe: kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Arsip dan info milis selengkapnya di http://linux.or.id/milis

Kirim email ke