On Sat, Aug 18, 2007 at 10:11:22AM -0700, Doni Andri Cahyono wrote: > Kalau yang dimaksud agar "authenticated bits = 0" karena ada grant > access dari speedy, ya setuju, tapi tetap saja dari hosting luar > ada "smtp auth" ke speedy. Efisiensinya seberapa besar ke > traffic volume jika dibandingkan dengan data traffic yang lewat?
sebenarnya soal support yang jadi berkurang itu saja :-) kalau pelanggan memaksa kan tinggal bilang: coba ganti ISP saja :D > Kalau harus mencari siapa yang 'bebal', bukannya sama saja jika > tanpa grant access? Apakah dari warnet atau pelanggan korporat > (userNumber > 1), tetap saja IP-nya yang dicari. Kecuali telkom > sudah memberitahu admin/owner hosting sejumlah IP yang lewat > network mereka. tetap jadi mudah dari pada harus mengurus cpe atau zombie yang mengirim spam (worm) direct-to-mx. misal ada pelanggan A dan B, A kirim worm, tapi B tidak. B pasang mailserver beneran, tapi tidak set ptr sesuai hostname yang dipakai. Jadinya B kena reject juga. Harus diwhitelist kalau mau terima B. Reseh bukan? Masalah ini jadi solved dengan policy tsb. Minimal, B tidak lagi bisa ngotot ke saya ha..ha.. Jadi, Telkom benar-benar Committed to me :-) Salam, P.Y. Adi Prasaja -- FAQ milis di http://wiki.linux.or.id/FAQ_milis_tanya-jawab Unsubscribe: kirim email ke [EMAIL PROTECTED] Arsip dan info milis selengkapnya di http://linux.or.id/milis
