Aldo Desatura wrote:
dear,

kemaren sempet ngobrol2 sama temen tentang routing di Ubuntu, dia menghadapi
permasalahan yang cukup alot, aku saranin dia untuk minta petunjuk di
[EMAIL PROTECTED] tapi katanya belum sempet dan dia minta tulung
untuk menyampaikan keluh kesahnya mohon diberi petunjuk yah master2

1.)  Dia mau pake 2 koneksi, 1 ADSL, 1 Wireless dan 1 Jaringan Network.
namun permasalahannya adalah
      semua koneksi ke web-web lokal ( indonesia ) diharuskan menggunakan
koneksi Wireless,
      untuk koneksi internasionalnya menggunakan jalur ADSL tapi keukeuh
pake UBUNTU biasa bisa ngga?

2.)  Ada yang saranin untuk masalah diatas menggunakan Routing dengan step
kira2 seperti ini.
      - aktifkan IP FORWARDING
      - buat route seperti ini :

        # up route add default gateway 192.168.3.2 ( IP untuk Adsl)
        # up route add - net 202.0.0.0 netmask 255.0.0.0 gateway 192.168.2.2
(IP untuk Wireless)
        # up route add - net 203.0.0.0 netmask 255.0.0.0 gateway 192.168.2.2
(IP untuk Wireless)

        yang jadi pertanyaan ;
        - apakah dengan mengaktifkan ipforwarding secara otomatis koneksi
internet tersharing?
        - apakan script route add tersebut diatas sudah benar? dalam artian
202.0.0.0 dan 203.0.0.0 diasumsikan ip
          dari web2 lokal yang sering diakses dan diawali dengan 202 dan
203, apakah netmask nya sudah benar demikian..??
        - apakah perlu menggunakan firewall?

mohon komentar serta pencerahannya untuk hal tersebut diatas sebelum dan
sesudahnya saya ucapkan terima kasih





                ~just because we smart don't think the other one is stupid~


IP IIX itu banyak banget pak.
1. Utk daftar IP country indonesia bisa diambil dari :
http://ftp.apnic.net/stats/apnic/delegated-apnic-latest

2. Daftar delegated-apnic-latest tersebut harus di filter dulu
untuk country ID saja. Jalankan perintah berikut :
for i in `cat delegated-apnic-latest | grep "ID|ipv4" | cut -d'|' -f4,5` ; do a=`echo $i | cut -d"|" -f1` ; b=$[`echo $i | cut -d"|" -f2`-1] ; perl -e "use Net::IP; \$ip = new Net::IP ('$a + $b'); print (\$ip->prefix());" ; echo ; done

3. Jika sudah memiliki daftar network-IP Indonesia bisa digunakan utk marking / forwarding.
Contoh marking (menandai) tujuan network Indonesia :
for i in `cat /etc/delegated-apnic-latest.bersih` ; do
iptables -t mangle -A OUTPUT -p tcp -d $i  --dport 80 -j MARK --set-mark 10
done

note : daftar network-IP Indonesia disimpan pada file /etc/deledateg-apnic-latest.bersih dan
perintah di atas dapat disisipkan ke /etc/rc.local

4. Jika menerapkan marking seperti langkah ke-3, sisipkan baris berikut ke file /etc/iproute2/rt_tables
220        adsl
221        wireless

5. Pada contoh langkah ke-3, dilakukan marking : --set-mark 10
Mengarahkan mark 10 ke wireless Anda. Sisipkan ke /etc/rc.local :
ip route add default via 192.168.2.2 table wireless
ip rule add fwmark 10 table wireless

Dengan demikian jika ada trafik tujuan network indonesia (IIX) destination port 80, akan ditandai 10. Jika ditandai 10 maka akan dilewati table wireless yg memiliki
gateway 192.168.2.2

Semoga bermanfaat.

--
Regards,
Toni ST // Mandorkawat Dotnet
----------------------------------
Migrasi Windows ke opensource ?
Migrasi Mailserver ke postfix ?
Hubungi : [EMAIL PROTECTED]
http://www.pedezz.net
----------------------------------



--
FAQ milis di http://wiki.linux.or.id/FAQ_milis_tanya-jawab
Unsubscribe: kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Arsip dan info milis selengkapnya di http://linux.or.id/milis

Kirim email ke