Fajran Iman Rusadi wrote:
harddisknya ya sama saja.. gak ada yg khusus kok. cuma modal nginstal
software tambahan aja.

ini contekan dari peternakan kambing..

== di mesin yg akan meng-export harddisk ==

1. install paket vblade
2. export disk dengan perintah

vbladed 0 0 eth0 /dev/hdb

itu artinya meng-export /dev/hdb ke eth0 dan dikasih identifier 0.0
(major.minor)

== di mesin yg akan me-mount harddisk ==

1. instal paket aoetools
2. jalankan aoetools, /etc/init.d/aoetools start
3. tunggu bbrp waktu.. gak nyampe 2 menit
4. silakan lihat /dev/etherd/e0.0

nah e0.0 itu muncul scr otomatis krn ada yg meng-export device dengan
identifier 0.0

lalu /dev/etherd/e0.0 tinggal diformat dan dimount seperti biasa.. krn
itu dikenali sbg block device.

simple kan?

Ternyata benar. Emang mudah menggunakan AoE.
Ane coba di kubuntu 6.10 langsung jalan ;-)
1 file yg di link ke device loop trus di load dari vblade.
langsung dikenal di network (aoe-stat).

Yg jadi pertanyaan sekarang....
seberapa besar vblade ini akan membebani trafik network ?

gimana om fajran pengalamannya dengan kambing yg pake vblade ?

--
Regards,
Toni ST // Mandorkawat Dotnet
----------------------------------
Migrasi Windows ke opensource ?
Migrasi Mailserver ke postfix ?
Hubungi : [EMAIL PROTECTED]
http://www.pedezz.net
----------------------------------



--
FAQ milis di http://wiki.linux.or.id/FAQ_milis_tanya-jawab
Unsubscribe: kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Arsip dan info milis selengkapnya di http://linux.or.id/milis

Kirim email ke