Mimi Leonytasari wrote:
Halo teman-teman,
1. Ada yang tahu ga, normal ga sih kalau kaya gini,
abis nyalain spamassassin :
memori gue 512 MB total, tapi dah kepake segini
441.74 MB used.
terus swap memorinya : 800 MB total, 129.52 MB used
Spamassassin itu menggunakan perl, dan aplikasi2 perl biasanya CPU intensive
2. Terus, supaya SpamAssassin belajar terus email2x
spam yang baru, kita pakai :
sa-learn --showdots --spam
/home/vpopmail/domains/makalinux.kom/muksin/Maildir/.spam/cur/*
Nah, saya mau nanya proses apa yang terjadi di
belakang perintah tersebut. Apakah perintah tersebut
menulis ke suatu database file? Apa namanya file itu?
File databasenya makin lama makin besar dong, terus
bagaimana kita maintain/melihara nya?
Perintah di atas tidak tepat penggunaannya. Kalau ingin mengajari
spamassassin untuk mengenali spam, ya kumpulkan email2 yang dianggap
spam ke satu folder baru jalankan perintah di atas. Kalau dijalankan di
mailbox, maka email2 yang legitimate juga akan dianggap oleh
spamassassin sebagai spam
Database bayes biasanya disimpan di ../.spamassassin di direktori user
dimana spamassassin dijalankan atau di direktori yang didefine kalau
menggunakan interface lain macam amavisd-new atau mailscanner
# ls /var/amavis/.spamassassin/
auto-whitelist
bayes_journal
bayes_seen
bayes_toks
razor-agent.log
user_prefs
3. Apa kalau SPAM database file ini udah di -optimise,
maka CPU load dan memori load jadi lebih kecil?
Di optimize ini maksudnya apa?
--
- Cygnus -
--
FAQ milis di http://wiki.linux.or.id/FAQ_milis_tanya-jawab
Unsubscribe: kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Arsip dan info milis selengkapnya di http://linux.or.id/milis