2008/6/9 Rist. Andy Nugroho <[EMAIL PROTECTED]>:
> 2. bikin file ini :  ~alias/.qmail-devnull
> a. yg isinya cuma sebaris berikut :
> #
>
> note : memang sengaja isinya 'remark', dgn begini email yg double-bounce
> akan di redirect ke /dev/null
>
> b. atau cuma sebaris berikut ini :
> | cat > /dev/null
>
>
> ( pilih salah satu 'a' atau 'b' mana yg paling ampuh :)

Yang pake '#' doang itu yg paling low overhead. Tidak ada extra
process yg dijalankan (seperti 'cat'), dan tidak ada IO redirection ke
mana2 (seperti /dev/null). Tidak bisa dibiarkan kosong karena si
qmail-local menganggap file .qmail yg 0 bytes itu sama dengan tidak
ada (dikirim via defaultdelivery), makanya harus pake comment kosong
gitu.

Sebetulnya bisa diisi "/dev/null" gitu doang juga, tanpa perlu pipe
dan cat. Ini lebih rendah overhead dibanding cara yg pake pipe dan
cat, tapi tetep lebih low yg pake comment kosong, karena si qmail
tidak memproses apa2. Walaupun nama local aliasnya "devnull" tapi sama
sekali tidak menyentuh /dev/null kalo pake comment kosong.

Referensi: man dot-qmail.

Ronny

-- 
FAQ milis di http://wiki.linux.or.id/FAQ_milis_tanya-jawab
Unsubscribe: kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Arsip dan info milis selengkapnya di http://linux.or.id/milis

Kirim email ke