2008/10/21 Asri Rachman <[EMAIL PROTECTED]>:
> Pada tanggal 20/10/08, Yudhi Kusnanto <[EMAIL PROTECTED]> menulis:
>> kalo pake perintah ini gimana, bisa nggak?
>> chmod a-x,a+X -R ./
>
> kalo sudo chmod 777 -R

Ketauan anda nggak nyimak masalahnya apa trus langsung nyeletuk aja.
Seakan2 chmod 777 itu menyelesaikan semua masalah permission aja.

'chmod 777' itu sama aja nyari penyakit kalo tidak digunakan di /tmp
(atau sejenisnya), di /tmp pun dianjurkan 1777, bukan 0777. Biasanya
saya tidak akan menggunakan software yang petunjuk instalasi atau
penggunaannya menyuruh 'chmod 777' tanpa memberikan keterangan kenapa
harus 777. Begitu saya baca petunjuknya ada chmod 777 langsung saya
hapus aplikasinya, gak jadi install. Bahkan di lingkungan web hosting
sekalipun (kalo aplikasi itu tidak jalan tanpa chmod 777, artinya saya
lebih baik pindah hosting lain yg lebih baik yg pengelolanya lebih
ngerti security).

Buat yang pengen alternatif dari chmod 777, silakan baca2 tentang file
permission dan ownership, kalo masih belum bisa memenuhi kebutuhan
anda juga (butuh yg lebih fine-grained) coba cari tau tentang ACL.
Kecuali system anda "canggih" seperti Red Hat Linux 9 (wah nomer
versinya gede banget! pasti lebih baru daripada RedHat Enterprise
Linux 5!), kebanyakan system unix-based modern skrg sudah support ACL.

Buat semuanya: tolong jangan pernah lagi menyarankan 'chmod 777' di
sini (atau di mana pun, apalagi -R dan pake sudo pula) tanpa memahami
implikasi keamanannya. Let's break the chain here. Let's stop the
silliness. Friends don't let friends use 'chmod 777' on non /tmp.
Ever.

Ronny

-- 
FAQ milis di http://wiki.linux.or.id/FAQ_milis_tanya-jawab
Unsubscribe: kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Arsip dan info milis selengkapnya di http://linux.or.id/milis

Kirim email ke