Mamad wrote: > /dev/sda6 = /boot > /dev/sda/7 = /home > /dev/sda8 = /opt > /dev/sda9 = / > /dev/sda10 = swap > Brati urutan pembuatan partisi, saya bikinnya dari boot, home, opt, > root, baru bikin swap. > Pertanyaan saya : apakah urutan pembuatan partisi itu bebas-bebas saja, > atau ada saran-saran atau aturan-aturan tertentu dalam urutan pembuatan > partisi. misal harus root dulu karena alasannya abcd, kemudian disusul > buat partisi /boot dll. > Maksud saya seperti itu pak. Terima kasih > > Rgds, > Mamad
urutan yang baik /dev/sda6 = /boot /dev/sda7 = / /dev/sda8 = /opt /dev/sda9 = /home soal swap ada dua pendapat, pendapat pertama swap sebaiknya berada di ujung luar lingkaran disk dalam hal anda /dev/sda10 sudah bagus. tapi ada pendapat yg menyatakan /swap sebaiknya berada antara /home dan / (root). karena kedua partisi ini amat sibuk. bila anda dual boot, sisakan minimal 11 MB di ujung luar lingkaran disk untuk memberikan kernel windows nafas tambahan dalam kondisi emergensi :=)) kalo formasi untuk dual boot, sebaiknya anda menyediakan partisi bersama untuk win dan lin, gunakan saja NTFS tokh linux bisa read/write NTFS. salam ./sts -- FAQ milis di http://wiki.linux.or.id/FAQ_milis_tanya-jawab Unsubscribe: kirim email ke [email protected] Arsip dan info milis selengkapnya di http://linux.or.id/milis
