Instalasi openSUSE melalui jaringan dapat dilakukan dengan berbagai
cara, baik melalui protokol http, FTP, Samba, NFS maupun protokol
lainnya. Kesemua proses tersebut biasanya tetap membutuhkan 1 tahapan
penting yaitu menggunakan CD/DVD untuk melakukan boot hingga proses
instalasi dapat memilih apakah menggunakan repo jaringan atau tidak.
Jadi term instalasi melalui jaringan disini lebih menekankan pada
aspek penempatan repositorinya.

Meski cara tersebut sudah sangat membantu untuk instalasi, ada
beberapa kebutuhan dimana kita tidak bisa menggunakan CD/DVD untuk
melakukan proses booting. Hal ini terjadi bisa karena 2 hal, pertama
karena kita tidak punya CD/DVD ROM atau CD/DVD ROMnya rusak (kacian
deh lo :-P ) dan kemungkinan kedua, CD/DVD instalasi rusak karena
scratch, gores atau berbagai sebab lain.

Untuk mengatasinya kita bisa menggunakan 2 cara. Cara pertama adalah
dengan menggunakan script yang akan menambahkan entry pada grub dan
nantinya kita dapat memilih instalasi menggunakan repositori jaringan.
Tips ini dapat dibaca pada link berikut :
http://vavai.net/2009/01/04/opensuse-network-installationupgrade-without-cddvd/.
Sayangnya, cara ini memiliki kelemahan, yaitu kita harus sudah
memiliki sistem openSUSE yang sudah berjalan.

Cara kedua adalah dengan menggunakan feature Boot from LAN yang
biasanya disediakan motherboard-motherboard generasi sekarang. Feature
Boot from LAN ini akan memerintahkan komputer untuk secara otomatis
mencari sumber instalasi melalui jaringan. Konsep ini sendiri biasa
dikenal dengan nama PXE Boot.

APA YANG DIMAKSUD DENGAN PXE BOOT ?

PXE adalah singkatan dari  Preboot Execution Environment. PXE adalah
salah satu cara menjalankan komputer tanpa Floppy/Hard Disk/CD-ROM,
dalam arti bahwa BIOS akan secara otomatis menjalankan perintah yang
dikirimkan melalui jaringan. Tentu saja cara ini membutuhkan server
yang bertindak sebagai penyedia layanan PXE dan komputer client harus
memiliki kemampuan booting melalui jaringan.

Sebagian besar motherboard baru memiliki fasilitas Boot from LAN
secara default. Boot from LAN biasa dikenal juga sebagai BOOTROM. Kita
harus mengaktifkan kemampuan  Boot from LAN ini melalui BIOS setup.
Proses setup mungkin saja berbeda antara motherboard yang satu dengan
yang lainnya namun biasanya terletak di menu Advanced BIOS setup.
Aktifkan juga setting agar Boot from LAN/Network  sebagai prioritas
utama booting.

APA KEUNTUNGAN DARI INSTALASI MELALUI PXE BOOT ?

   1. Tidak memerlukan CD/DVD/Floppy/LiveUSB maupun sistem yang sudah
terinstall. Satu-satunya yang diperlukan adalah server yang sudah
disetup dan klien mendukung boot dari LAN.
   2. Mudah dan cepat dikonfigurasi
   3. Tidak membutuhkan media untuk booting. Tidak perlu burning Net
ISO untuk melakukan booting.
   4. Mengurangi biaya instalasi dan upgrade dan mengurangi
kemungkinan kesalahan setting
   5. Mengurangi waktu persiapan dan proses instalasi
   6. Jika dipadukan dengan  autoyast, Instalasi menggunakan PXE boot
dapat secara otomatis melakukan instalasi paket yang sudah
distandarisasi dan pada akhirnya kita dapat melakukan proses
unattended install. Unattended install adalah proses instalasi tanpa
campur tangan kita.

http://vavai.com/v2/2009/05/instalasi-opensuse-tanpa-cddvd-menggunakan-pxe-boot-network/
http://vavai.com/v2/2009/06/instalasi-opensuse-tanpa-cddvd-menggunakan-pxe-boot-network-bagian-ii/

-- 
Best Regards,

Masim "Vavai" Sugianto
/************************************************************/
Blog (ID)         : http://www.vavai.com/blog
Blog (EN)        : http://www.vavai.net
Community      : http://www.opensuse.or.id
Commercial     : http://toko.vavai.biz
/************************************************************/

-- 
FAQ milis di http://wiki.linux.or.id/FAQ_milis_tanya-jawab
Unsubscribe: kirim email ke [email protected]
Arsip dan info milis selengkapnya di http://linux.or.id/milis

Kirim email ke