2010/7/2 "mbah Darmo" <[email protected]>: >> Baru sempat baca thread lagi, maklum sibuk nguli :-) >> >> Maaf pak kalau saya kurang lengkap menulisnya di blog. >> Saya anggap orang yang mau menerapkan shaping harusnya sudah paham >> benar tentang iptables, jadi dikasih sedikit aja langsung bisa on. >> >> Ada baiknya anda share pengalaman anda lewat blog supaya rekan-rekan >> lain juga bisa menerapkan. >> > Iya nih Pak Edwin,mohon dimaklumi...saya baru belajar tentang > networking...tidak punya background dibidang IT, jadi mohon > bimbingannya... > jaringan saya seperti ini: > > internet----|modem ADSL|----eth2 |server| eth0----|switch|----user > kalau saya terapkan scriptnya di eth2 sepertinya bisa, tapi user yang > menggunakan program download manager tetep masih bisa download sampai > diatas 100kbps, dan saya tidak ingin seperti itu, karena pernah > sesekali saya intip (pakai VNC) yang didownload cuma film..gak tau itu > filmnya porno atau bukan...:D > kalau saya terapkan di eth0 berhasil bikin user cuma bisa download > tapi terbatas speednya, tapi karena saya juga menggunakan mesin itu > untuk samba...sharing filenya juga ikut lambat dan browsing jadi > lambat juga...mohon pencerahan. > thanks, >
kalo tetep pake iptables, tetep isa tapi cek port aja, misal port samba berapa, itu di kasi b.w full berlaku juga buat service lainnya, main di port lebih ok lagi si, di marking di iptables, trus di kombinasikan ama htb -- --------------------------------------------- - http://bayuart.wordpress.com - http://bayu.blitar.org - http://www.blitarian.com -- FAQ milis di http://wiki.linux.or.id/FAQ_milis_tanya-jawab Unsubscribe: kirim email ke [email protected] Arsip dan info milis selengkapnya di http://linux.or.id/milis
