On 06/16/2011 06:14 PM, Luqman wrote:
Rekans, mo nanya tentang virtualisasi di mesin blade
Menurut salah seorang vendornya, penggunaan virtualisasi dalam teori menghemat
biaya, tapi dalam realita, seringkali biaya virtualisasi (software& admin nya)
malah jatuhnya lebih mahal, dan malah lebih repot.
Kebetulan t4 kami kedatangan mesin blade, dan saya mengusulkan untuk penggunaan
virtualisasi, untuk mengurangi jumlah beberapa server kami yang utilisasinya
kadang2 saja tinggi, tapi jika vendornya malah tidak merekomendasikan, usulan
saya tentu saja agak sulit diterima.
Bagaimana menurut rekan2 milis? Apa ada yang punya pengalaman dengan mesin
blade dan virtualisasi?
Apa lebih repot, lebih mahal, lebih boros?
TIA
kalau menurut saya jelas2 lebih hemat mas. Kalau soal performa dan
utilitas memang tidak ada barometer yang pas untuk menggambarkannya
karena bergantung seberapa banyak aplikasi dan manfaat yang dapat
dihemat dengan virtualisasi tersebut.
Tapi kalau dari sisi cost infrastruktur mau dipakai hitungan gimana aja
tetep lebih murah mas. Yang simpel aja mas untuk pemakaian listrik dah
berapa yang bisa dihemat. belum utilisasi rack, maintenance, pemakaian
AC, dll
Saya memang nggak punya mesin blade tapi ada mesin yang mayan powerfull
dan bisa menghandle 11 aplikasi yang loadnya dikategorikan menengah
untuk skala company saya. Awalnya aplikasi tersebut jalan sendiri2
sebelum saya jadiin satu. Effort tim IT yang menghandle jadi lebih
sedikit dengan adanya virtualisasi ini, sehingga bisa dialokasikan untuk
mengurusi hal yang lain.
Kalau dengerin apa kata vendor hardware mah pastinya not recommended lah
:piss
--
FAQ milis di http://wiki.linux.or.id/FAQ_milis_tanya-jawab
Unsubscribe: kirim email ke [email protected]
Arsip dan info milis selengkapnya di http://linux.or.id/milis