Assalamu 'alaikum ...
Jika anda tertarik dan ingin tahu lebih lanjut mengenai Tarekat
Qadiriyah wa
Naqsabandiyah, bisa baca buku "Al-Hikmah, Memahami Teosofi Tarekat
Qadiriyah Wa Naqsyabandiyah", karya Drs. Kharisudin Aqib, M.Ag.
Buku ini merupakan thesis Magister Agama (S2) pada IAIN Alauddin Ujung
Pandang, sedangkan penulisnya adalah dosen IAIN Sunan Ampel Surabaya
[sic]. Tebal buku 235 halaman.
Buku ini berisi keterangan yang cukup lengkap dan detail mengenai
tarekat
ini, meliputi sejarah perkembangannya, beberapa ajarannya,
upacara-upacara
ritualnya yang dituliskan pada bab III. Pada bab IVI dijelaskan tentang
teori-teori
filsafat, meliputi kejadian manusia, jiwa manusia, dan filsafat
pendidikan.
Bab V membahas pelaksanaan zikir dan muraqabah, meliputi tata cara zikir
dan filosofinya serta tatacara muraqabah/kontemplasi.
Berikut penjelasan tentang tarekat tsb:
"Tarekat Qadiriyah wa Naqsyabandiyah merupakan unifikasi antara dua
tarekat
besar, yaitu Qadiriyah dan Naqsyabandiyah. Dan diyakini oleh para
pengikutinya
sebagai bentuk mandiri, yang didirikan oleh Syekh Ahmad Khatib
al-Sambasi
(wafat 1878 M). Seorang ulama' besar Makkah yang berasal dari Indonesia.
(Aqib, 1998:10, dikutip dari Martin van Bruinessen, "Tarekat")
Keterangan lain:
Tarekat Qadiriyah didirikan oleh Abdul Qadir al-Jailani (wafat 1166M),
sedangkan
Tarekat Naqsyabandiyah didirikan oleh Syekh Baha'uddin al-Naqsyabandi
(wafat 1389 M) (Aqib, 1998:10)
Wallaahu a'lam
Wassalam ...
> ----------
> From: Agus Susanto[SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> Reply To: [EMAIL PROTECTED]
> Sent: 31 Desember 1998 1:43
> To: '[EMAIL PROTECTED]'
> Subject: RE: [Tasawuf] Thariqah
>
> P' Imam Suhadi, sungguh menarik penjelasan Anda di bawah ini, saya
> juga
> pernah mendengar ada istilah Tarekat Qodiriyah Wan Naqsyabandiyah.
> Bagaimana
> definisinya....??? Apakah merupakan penggabungan dari kedua tarekat yg
> ada
> (Qodiriyah dan Naqsyabandiyah)....??
> Terima kasih.
>
>
> gj
>
> > ----------
> > From: Imam Suhadi[SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> > Reply To: [EMAIL PROTECTED]
> > Sent: Tuesday, December 30, 1997 8:21 AM
> > To: [EMAIL PROTECTED]
> > Subject: Re: [Tasawuf] Thariqah
> >
> > |Assalamu'alaikum wr. wb.
> >
> > Wassalamu'alaikum Wr. Wb.
> >
> > |Alhamdulillah udah dapet kiriman lagi dari milis Tasawuf ..
> >
> > Alhamdulillah...
> >
> > |Pak Imam, nerusin penjelasan Pak Imam tentang Thariqah, saya ingin
> tanya
> > |lebih jauh tentang:
> > |- Thariqah Muktabarah
> > |- Thariqah Tidak Muktabarah
> > |- Thariqah Naqsabandiyah
> > |- Thariqah Qadiriyah
> > |- Thariqah Tijaniyah, dsb.
> >
> > ---------------------------------------
> > THARIQAH MUKTABARAH
> > ---------------------------------------
> >
> > Adalah thariqah yang garis silsilah Guru-murid-guru-murid-dst jelas
> > dari Rasulullah SAW sampai kepada Guru (Mursyid)nya sampai saat ini
> > (kalau dalam bahasa saudara-saudara kita dari LDII "man-quul" nya
> jelas).
> >
> > --------------------------------------------
> > THARIQAH NAQSABANDIYAH
> > --------------------------------------------
> >
> > Salah satu contoh Thariqah yang Muktabarah adalah Thariqah
> Naqsabandiyah.
> > Misalnya untuk sebagian silisilah (untuk yang saya ketahui) dari
> Thariqah
> >
> > Naqsabandiyah
> > Susunannya adalah sebagai berikut :
> > - Rasulullah SAW
> > - Abu bakar Ash Shidqi
> > - Salman Al Farisi
> > -...
> > - ...
> > - Abu Yazid Al Bustami
> > - ...
> > - Bahaudin Naqsabandiyah
> > - ...
> > - ...
> > - ...
> > - dst
> > (Mengenai silisilah Naqsabandiyah, Mbak Yani Qayyiimah lebih dapat
> > untuk menjelaskan)
> >
> > Kenapa disebut Thariqah Naqsabandiyah, karena dalam silsilah tsb ada
>
> > seorang yang bernama Bahaudin Naqsabandiyah.
> > Dimana dalam kisahnya beliau mendapatkan petunjuk dari Allah SWT
> > tentang bagaimana cara untuk "riyadhah" (latihan jiwa) -mensucikan
> jiwa-
> > sesuai dengan zamannya.
> >
> > ----------------------------------
> > THARIQAH QADIRIYAH
> > ----------------------------------
> >
> > Thariqah yang Muktabarah yang lainnya adalah Thariqah Qadiriyah.
> > Misalnya untuk sebagian silisilah (untuk yang saya ketahui) dari
> Thariqah
> >
> > Qadiriyah
> > Susunannya adalah sebagai berikut :
> > - Rasulullah SAW
> > - Ali R.A
> > -...
> > - ...
> > - ...
> > - Abdul Qadir Jailani
> > - ...
> > - ...
> > - ...
> > - dst
> > (Mengenai silisilah Qadiriyah, Mas Fadhlah lebih dapat untuk
> menjelaskan)
> >
> > Kenapa disebut Thariqah Qadiriyah, karena dalam silsilah tsb ada
> seorang
> > yang bernama Abdul Qadir Jailani.
> > Dimana dalam kisahnya beliau mendapatkan petunjuk dari Allah SWT
> > tentang bagaimana cara untuk "riyadhah" (latihan jiwa) -mensucikan
> jiwa-
> > sesuai dengan zamannya.
> >
> > ---------------------------------
> > THARIQAH TIJANIYAH
> > ---------------------------------
> > Thariqah yang Muktabarah yang lainnya adalah Thariqah Tijaniyah.
> > Misalnya untuk sebagian silisilah (untuk yang saya ketahui) dari
> Thariqah
> >
> > Tijaniyah.
> > Saya tidak tahu persis susunan silisilahnya.
> >
> > -------------------------------------------------
> > THARIQAH TIDAK MUKTABARAH
> > -------------------------------------------------
> > Thariqah yang tidak jelas silsilah guru-murid-guru-murid-dst dari
> > Rasulullah SAW.
> >
> > Kalau kita menilik contoh kasus adalah Sunan Kalijaga. Beliau
> dikenal
> > sebagai salah seorang guru tasawuf (Mursyid) disamping Sunan Ampel.
> > Namun kalau kita coba cari tahu dari Thariqah mana beliau, mungkin
> > kita akan kesulitan. Namun beliau adalah orang yang lurus jalannya,
> > bahkan merupakan salah seorang dari Wali Allah.
> >
> > |Satu lagi, saya pernah dengar ada beberapa kelompok orang yang
> sengaja
> > |bermalam di kompleks makam Mesjid Sunan Ampel. Katanya sih
> > |kelompok-kelompok tarekat yang sedang tarekatan rutin. Mereka juga
> > |melakukan shalat tahajud berjamaah di tempat yang sama. Mungkin Pak
> Imam
> > |tahu yang dimaksud dengan itu? Dan termasuk kelompok thariqah yang
> > |manakah mereka itu?
> >
> > Sekarang ini banyak sekali Thariqah yang menyimpang dari Rukun
> Islam.
> > Hal inilah yang diantaranya menyebabkan orang apriori terhadap
> Thariqah
> > atau Tasawuf (termasuk saya 2 tahun yll).
> >
> > Saya tidak tahu tentang Aliran Thariqah tersebut. Apakah sesat atau
> tidak
> > adalah Hak Allah untuk menentukannya.
> >
> > |Menurut sepengetahuan saya yang sangat awam dalam hal agama apalagi
> > |tasawuf, hal seperti itu rasanya aneh.
> > |Apakah untuk berzikir harus di atas kuburan? kenapa tidak di dalam
> > |mesjid saja? atau kalau memang lebih sreg di alam terbuka, kenapa
> harus
> > |yang ada kuburannya?
> >
> > Memang aneh... Namun sekali lagi saya tidak dapat mengatakan apa itu
> > sesat atau tidak.
> >
> > |Lalu bagaimana dengan shalat tahajud berjamaah?
> >
> > Sekitar 3 tahun yang lalu Shalat Tahajjud berjamaah seringkali
> dilakukan
> > di Masjid-masjid di Bandung. Dengan dipimpin oleh seorang Ust. yang
> > sangat dikenal di kota Bandung, yaitu Ust. Syaiful Islam M.
> >
> > Walaupun akhirnya penuh kontroversi. Ust. Syaiful Islam M
> mengemukakan
> > dalil-dalilnya, yang menurut beliau DIPERBOLEHKAN.
> >
> > Hanya kalau ada sebagian kita yang tidak setuju dengan hal itu,
> > yah... sebaiknya tidak usah dilakukan secara berjamaah.
> >
> > |Mmm .. di Jakarta, di mana saya bisa ikuti salah satu kelompok
> thariqah
> > |yang Muktabarah?
> >
> > Mbak Yani yang dapat menjelaskan hal ini. Karena saya mengikuti yang
>
> > tidak muktabarah :)
> >
> > Wallahu'alam
> >
> > Imam Suhadi
> >
> >
> >
> >
> ---------------------------------------------------------------------
> > Keluar Keanggotaan, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
> > Dokumentasi Milis :
> http://www.mail-archive.com/[email protected]
> >
> >
> >
>
> ---------------------------------------------------------------------
> Keluar Keanggotaan, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
> Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
>
>
>
---------------------------------------------------------------------
Keluar Keanggotaan, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]