Assalamu'alaikum w.w.

|Pak Sunarman, saya ingin melanjutkan pertanyaan Ida Husmami :
|Apakah isi atau inti dari "pelajaran" Thariqat itu ?, atau bagaimana bentuk
|Thariqat atau bentuk pelajaran thariqat tersebut ?.


TYPE-2

Ada pula yang menjelaskan terlebih dahulu duduk permasalah Tasawuf
secara filosofis berdasarkan Naqliyah dan Aqliyah.

Dengan penjelasan ini diharapkan seorang yang ingin berthariqah
mempunyai dasar ilmu, sehingga ibarat sebuah bangunan, pondasinya
sudah kokoh untuk menopang bangunan diatasnya.

Lalu apa yang akan dipelajari?

Akan dijelaskan secara filosofi (Naqliyah & Aqliyah) tentang hal-hal
yang fundamental, dalam seseorang menempuh Ad-Diin.

Seperti:
1. Arti Iman sesungguhnya
2. Hati sebagai tempat Iman
3. Apa itu Jiwa (karena dengan mengenal Jiwa akan mengenal Tuhan)
4. dan banyak lagi yang lainnya.

Sehingga dengan ini, kita berintrospeksi apakah telah beriman
dengan benar atau belum, dan kemudian bagaimana langkah-langkah
menggapai iman tsb.

Tidak jarang kita akan menemukan penjelasan yang secara mendasar
sangat berbeda dengan yang kita fahami sekarang. Seperti : definisi
dasar iman, kafir, muslim, dsb.

Yang apabila kita tidak benar-benar objektif untuk mencari kebenaran
atau merasa cukup bangga dengan pengetahuan yang ada pada
kita sekarang, maka akan "mental"-lah kita untuk menapaki jalan
selanjutnya.

Dan setelah penjelasan tersebut, bagi Sang Mursyid akan terlihat
mana-mana calon murid yang bermotivasi besar dan mana yang
tidak.

Kemudian yang bermotivasi besar akan diantarkan, bagaimana
bersuluk sesuai dengan metoda taubat atau Tazkiyatun Nafs
yang digunakannya.

Kenapa perlu diklasifikasikan yang bermotivasi besar dan tidak?
Karena Jihad itu seperti jalan terjal yang mendaki. Yang sulit
untuk dilalui tanpa motivasi yang kuat.

Perlahan-lahan, semoga dalam Milis ini akan terbahas secara filosofi
(Naqliyah dan Aqliyah) hal-hal tersebut.
Sehingga mengajak kita untuk berintrospeksi secara bersama,
mengenai keimanan kita juga mengenai pemahaman kita tentang
Ad-Diin ini yang mungkin saja ..... salah .......

Marilah selalu bermohon agar Allah menunjukkan kepada kita
jalan-Nya yang lurus.

Wallahu'alam
Imam Suhadi




---------------------------------------------------------------------
Keluar Keanggotaan, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]


Kirim email ke