Terima kasih banyak sebelumnya. Anzar Djais s Telecommunication Project Office Ujung Pandang Communication on Air - DECTlink/Fastlink Planning Department Tel: (0411) 855355 Fax:(0411) 855344 > -----Original Message----- > From: R. Sunarman [SMTP:[EMAIL PROTECTED]] > Sent: Tuesday, January 12, 1999 8:43 AM > To: [EMAIL PROTECTED] > Subject: [Tasawuf] Dzikir [Anzar Djais] > > Assal�mu'alaikum warahmatull�hi wabarak�tuh. > > Apa yang dilakukan Sdr Anzar Djais, memang termasuk dzikir karena > dzikir adalah kegiatan mengingat Allah. > > Aktivitas dzikir dapat dikelompokkan menjadi: > > 1. Ritual untuk mengingat Allah. Dzikir berupa ritual lebih sering > dikonotasikan sebagai mengulang-ulang perkataan tertentu dalam > jumlah tertentu sambil mengarahkan pikiran (perhatian) kepada > perkataan yang diucapkan. Ritual shalat termasuk dalam dzikir karena > Allah memerintahkan shalat agar kita mengingat-Nya [QS 20:14]. > > 2. Dzikir hati. Dzikir ini berlangsung dengan sendirinya di luar > kendali otak, dalam bentuk pengucapan perkataan tertentu secara > berulang; terjadi kapan saja dan di mana saja [termasuk di WC, di > tempat tidur] tanpa dapat dikendalikan. Ucapan hati itu tercetus di > dalam pikiran dan/atau mulut, dan mendorong orang yang bersangkutan > untuk memikirkan Allah. Orang yang telah terbiasa melakukan dzikir > ritual lebih sering mengalami dzikir hati ini. > > 3. Kontemplasi aktif. Ini merupakan kegiatan aktif memikirkan Allah, > menghubungkan sesuatu yang dilihat, dialami, didengar dll dengan > keberadaan dan peran Allah. Ketika orang mengucap basmalah, > hamdalah, istigfar dll, sudah sepantasnya perbuatan itu disertai > dengan kontemplasi yang menghubungkan hal-hal yang dihadapinya > dengan kekuasaan Allah. Semua benda dan peristiwa di alam semesta > ini merupakan obyek kontemplasi yang tak habis-habisnya. > > 4. Kontemplasi pasif. Merupakan efek dari pembiasaan diri dalam > melakukan komtemplasi aktif; bawah sadar manusia mendorong otak > untuk lebih sering memikirkan Allah; orang mengingat Allah tanpa > disengaja. > > > Dari keempat kelompok itu, kalau kita gunakan paradigma lain, kita > dapat pula membagi dzikir menjadi: > 1. Dzikir ritual > 2. Kontemplasi > > dan dari tiap kelompok, masing-masing dapat kita bagi lagi menjadi; > a. Aktivitas aktif [sengaja] > b. Aktivitas pasif [tanpa disengaja] > > Sebaiknya, kita melakukan semua jenis dzikir [ritual dan > kontemplasi] hingga pada akhirnya kita mampu 'melihat' Allah dalam > melaksanakan kegiatan sehari-hari. > > Sdr. Anzar perlu memperluas bidang cakupan kontemplasi, jangan hanya > tergetar hatinya dalam hal-hal yang anda sebutkan. Tambahkan satu > hal setiap hari, setiap minggu atau setiap bulan pada bidang > kontemplasi anda. > > Wassal�mu'alaikum warahmatull�hi wabarak�tuh. > RS > ____________ > > > Anzar Djais wrote: > > > Saya ingin berbagi pengalaman untuk soal zikir. Zikir itu tidak > berarti > > harus direncanakan, tidak harus memenuhi syarat ini dan itu. Yang > saya > > lakukan adalah > > pada saat seharusnya saya ingat. Ditambah dengan menghadirkan Allah > pada > > saat bimbang, ragu, putus asa, dll. Misalnya: > > 1. Melihat keajaiban alam, pemandangan, maka saya berzikir > subhaanallah > > sambil melihat pemandangan sampai rasa takjub ini terpuaskan > > 2. Lagi dirundung masalah, ingin melampiaskan kemarahan, > Astagfirullah > > samapai marah ini hilang > > Terus terang saja saya sulit sekali bertasbih (yang 33x, > selesai > > shalat) dengan berpura - pura kagum, atau setengah memaksakan diri > untuk > > kagum. Tetapi berada di puncak gunung, meihat jurang yang dalam > dengan > > tanpa sadar terucap sendiri dengan ikhlas bermacam-macam jenis > tasbih > > dan saya yakin lebih masuk dalam qalbu dibanding pada waktu selesai > > shalat. > > --------------------------------------------------------------------- > Keluar Keanggotaan, e-mail: [EMAIL PROTECTED] > Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected] > > --------------------------------------------------------------------- Keluar Keanggotaan, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
