Assalamu'alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh
Kita umat Islam umumnya memang rancu dalah hal kitab-kitab
terdahulu. Banyak dari kita yang menyangka bahwa kitab-kitab itu
turun dari langit berupa sebuah buku atau lembaran bertulisan; ada
pula yang menyangka kitab-kitab itu diturunkan mirip dengan Al
Qur'an.
Semua kitab tersebut memang semula berasal dari Allah; Allah
menurunkan ajaran berupa pengertian ke dalam pikiran para Nabi,
kemudian para Nabi itu mengajarkannya kepada para pengikutnya. Itu
adalah persamaannya. "Kumpulan" ajaran itulah yang disebut Kitab
meskipun tidak selalu ditulis.
Yang membedakan Al Qur'an dari kitab-kitab terdahulu adalah susunan
redaksinya. Seperti kita tahu, kalimat-kalimat Al Qur'an bukanlah
bikinan Nabi Muhammad, melainkan kalimat Allah yang diinspirasikan
ke dalam kalbu beliau untuk selanjutnya diucapkan, diajarkan kepada
pengikutnya, dihafalkan dan kemudian ditulis tanpa diubah
redaksinya.
Injil dan kitab-kitab sebelumnya tidak begitu. Meskipun kalimatnya
berasal dari Allah, tetapi Nabi Isa tidak menyuruh pengikutnya untuk
menghafalkannya atau menuliskannya. Akibatnya, apa yang kita lihat
di dalam Injil adalah sebuah cerita, bukan berupa kalimat langsung
dari Allah seperti Al Qur'an. Kalau anda tidak percaya, silakan buka
Injil dan baca. Anda akan melihat bahwa kalimat-kalimatnya lebih
mirip Hadits dan sama sekali tidak mirip dengan Al Qur'an. Umumnya
tulisan-tulisan itu baru dibuat setelah Nabi Isa wafat, bahkan
tulisan rasul Paulus dibuat jauh setelah itu.
Jadi bukan berarti bahwa saya menyangkal Allah telah menurunkan
kitab-kitab, tetapi semata-mata menyatakan bahwa kitab Injil dan
kitab sebelumnya disusun [dikarang] oleh manusia berdasarkan ajaran
nabi-nabi yang bersangkutan. Dengan demikian, kalau kita bicara
mengenai Shuhuf Nabi Ibrahim, Zabur Nabi Daud, Taurat Nabi Musa dan
Injil Nabi Isa yang ASLI dan BELUM TERJAMAH MANUSIA, maka kita
sesungguhnya mengacu kepada kumpulan wahyu Allah kepada nabi-nabi
tersebut SEBELUM ajaran itu dituliskan, suatu kitab yang ghaib dan
tidak pernah dilihat manusia dengan mata.
Wassalamu'alaikum wr wb
RS
R. Sunarman wrote:
> Injil yang belum terjamah manusia itu Injil yang mana, Mas? Sejak
> awal kitab Injil ditulis oleh para ahli kitab. Nabi Isa sendiri
> tidak pernah menulis sesuatu, dan tidak pernah mendiktekan sesuatu
> untuk ditulis. Ini sangat berbeda dengan Al Qur'an yang setiap
> perkataannya keluar melalui satu saluran: mulut Nabi Muhammad,
> meskipun Nabi sendiri tidak dapat 'menulis'.
Rizki Herucakra wrote:
> Kalau Pak Ali Abidin hanya sekedar bingung, terus terang saya malah
> menjadi bertambah-tambah bingungnya. Pak Sunarman mengatakan bahwa sejak
> awal kitab Injil ditulis oleh para ahli kitab. Nabi Isa sendiri tidak
> pernah mendiktekan apapun untuk ditulis. Sangat berbeda dengan Al Quran
> yang keluar dari mulut Nabi Muhammad. Jadi tidak pernah ada Injil yang
> belum terjamah manusia, artinya, tidak ada Injil yang samawi datang dari
> Allah untuk Nabi Isa.
>
> Sementara yang Saya temukan di Al Quran adalah sebagai berikut:
>
> 1. Tidak ada perbedaan tingkat 'samawi' antara Al Quran dan Injil,
> keduanya sama-sama diturunkan oleh Allah.
> ayat-ayatnya: 3:3 , 5:46 , 19:30
>
> 2. Kitab Injil diberikan dan diajarkan kepada Nabi Isa oleh Allah
> ayat-ayatnya: 3:48 ; 5:110 ; 57:27
>
> 3. Di dalam Injil terdapat hukum-hukum yang harus diikuti
> ayat-ayatnya: 5:45 ; 5:66
>
> Jadi pendapat Pak Ali Abidin yang mengambil logika sederhana waktu SD
> juga sama dengan pemahaman saya. Bahwa Injil yang sekarang bukan Injil
> yang asli yang pernah diturunkan Allah kepada Nabi Isa dan diajarkan
> kepada Para Hawariyyun. Injil yang sekarang sudah kotor oleh campur
> tangan manusia.
>
> Mungkin saya ini yang teramat bodoh sehingga saya salah dalam
> memahaminya.
>
> Mungkin pendapat Pak Sunarman (kalau boleh saya katakan 'pendapat') yang
> selalu bermakna dalam dan tidak sanggup ditangkap oleh keterbatasan akal
> sebagian besar pengikut Milis Tasawuf ini, termasuk saya.
>
> Mungkin juga Departemen Agama salah menterjemahkan, karena
> kepentingan-kepentingan tertentu.
>
> Entahlah...
> Tapi saya ingin sekali mensinkronisasikan pendapat Pak Sunarman tersebut
> dengan ayat-ayat di dalam Al Quran. Karena menurut beberapa mursyid Pak
> Sunarman adalah orang yang dalam pendekatannya kepada Allah melalui
> pemahaman kepada agama-agama selain Islam. Kristen adalah salah satunya.
>
> Saya yang masih terbatas di dalam pencarian saya di jalan Allah,
> mengetuk pintu hati Pak Sunarman untuk menjelaskan lebih jauh pendapat
> Pak Sunarman tersebut bahwa :
> 1. Tidak pernah ada Injil yang diturunkan Allah kepada Nabi Isa,
> 2. Tidak ada yang diajarkan Nabi Isa kepada pengikut-pengikutnya.
> 3. Yang bernama Injil hanyalah yang buatan Ahli Kitab saja, salah
> satunya yang bernama Paulus.
>
> Mohon agar Bapak bersikap sabar terhadap saya dan saya jangan digebah
> atau diusir dalam pencarian saya kepada hakikat Allah.
>
> Ayat-ayat yang saya sebut di atas selengkapnya berbunyi:
> ------------------------------------------------------------------------
> -------------
>
> Dia menurunkan Al-Kitab (al-Qur'an) kepadamu dengan sebenarnya;
> membenarkan kitab yang telah diturunkan sebelumnya dan menurunkan Taurat
> dan Injil. (QS. 3:3)
>
> * Injil dan Al Quran sama-sama 'diturunkan'
>
> Dan Allah akan mengajarkan kepadanya Al-Kitab, Hikmah, Taurat, dan
> Injil. (QS. 3:48)
>
> * Injil diajarkan Allah kepada Nabi Isa
>
> ... Dan Kami telah memberikan kepadanya kitab Injil sedang di dalamnya
> (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang
> sebelumnya, yaitu kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran
> untuk orang-orang yang bertaqwa. (QS. 5:46)
>
> * Injil diberikan Allah kepada Nabi Isa
>
> Dan hendaklah orang-orang pengikut Injil, memutuskan perkara menurut apa
> yang diturunkan Allah di dalamnya. ... (QS. 5:45)
>
> * Injil berisikan hukum-hukum (di Injil yang sekarang hukum-hukum itu
> sudah tinggal sedikit)
>
> Dan sekiranya mereka sungguh-sungguh menjalankan (hukum) Taurat, Injil
> dan (al-Qur'an) yang diturunkan kepada mereka dari Rabbnya, niscaya
> mereka akan mendapat makanan dari atas mereka dan dari bawah kaki
> mereka. Diantara mereka ada golongan yang pertengahan. Dan alangkah
> buruknya apa yang dikerjakan oleh kebanyakan mereka. (QS. 5:66)
>
> * Injil diturunkan kepada mereka dari Rabbnya
>
> ... dan (ingatlah) diwaktu Aku mengajar kamu menulis, hikmah, Taurat dan
> Injil, (QS. 5:110) ...
>
> * Allah (Aku) mengajarkan Injil kepada Nabi Isa
>
> Berkata Isa:"Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Al-Kitab
> (Injil) dan Dia manjadikan aku seorang nabi. (QS. 19:30)
>
> * Nabi Isa bersaksi bahwa Allah memberinya Injil
>
> Kemudian Kami iringi di belakang mereka dengan rasul-rasul Kami dan Kami
> iringi (pula) dengan Isa putera Maryam; dan Kami berikan kepadanya Injil
> ... (QS. 57:27)
>
> * Allah memberikan Injil kepada Nabi Isa
>
> Mohon petunjuk dan ajaran Bapak,
>
> Assalamu'alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh
>
> Rizki Herucakra
---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)