[TANYA]

|Maaf pak Abdullah dan mas Imam memakai jalur pribadi .
|Membaca tulisan dibawah nampaknya sangat sulit untuk menjadi mukmin bagi
|kebanyakan umat Islam.

[JAWAB]

Betul sekali, karena itu berulang-ulang dikatakan oleh Allah : "Apakah kamu
mengaku beriman padahal belum datang ujian dari Allah?"


[TANYA]

|Saya sangat tertarik dengan point yang nomor 2 yang bertaubat dengan
|sungguh-sungguh.
|Apakah yang bertaubat dengan sungguh-sungguh dibawah adalah taubatan
|Nasuha.


[JAWAB]

Betul Taubatan Nasuha.

Taubat itu ada 2 cara:

1. Cara umum.
Cara ini dapat dibaca di banyak buku yang menjelaskan tentang Taubat.
Langkah-langkahnya adalah seperti yang Anda sampaikan:

|Secara umum orang yang bertobat sewajibnya
|1. menyesal dan
|2. berusaha sepenuh hati untuk tidak mengulangi dosa tersebut.

Dengan melakukan langkah tersebut, diiringi langkah 3 dalam tahapan
menuju Allah tersebut (berserah diri), insya Allah, Allah akan menunjukkan
kita kepada
jalan yang disediakannya. Apakah bertemu dengan (dibibing oleh) seorang
Mursyid,
atau Malaikat atau Nabi Khaidir, itu adalah wewenang Allah.

Yang dengan tuntunan Mursyid atau Malaikat atau Khaidir tersebut, maka
kita melakukan taubat dalam tingkatan yang lebih tinggi dan terarah.

Catatan : Langkah 3, berserah diri adalah suatu kemutlakan yang harus
diikuti setelah Taubat.

2. Cara Khusus
Cara taubat yang diajarkan Allah, apakah melalui seorang mursyid, atau
malaikat-Nya atau nabi Khaidir.


[TANYA]


|Pertanyaan saya :
|Bagaimanakah taubatan nasuha itu -- maksud saya pelaksanaanya ,
|apakah cukup dua point diatas ditambah dengan sebanyak-banyaknya membaca
|Istighfar
|atau ada cara-cara khusus yang lainnya misal harus beristighfar sekian
|bilangan setelah selesai sholat.

Untuk dzikir, silakan Anda lakukan dengan bacaan apa saja yang
mengenakkan hati Anda.

Yang terpenting adalah :
1. Arahkan niat untuk dapat bertemu dengan Allah
2. Selalu berdoa :
+ Ampunilah segala dosa
+ Limpahkan rahmat (pertolongan) untuk dosa-dosa tersebut
Saya sarankan jangan berdoa selain itu, karena kita dilarang berdoa sesautu
yang kita tidak mengerti hakikatnya.

3. Bertaubat dengan cara Umum diatas
4. Berserah diri kepada Allah (akan saya jelaskan kemudian)

Setelah melakukan hal itu, PASTI akan banyak ujian dan cobaan, untuk menguji
keseriusan Kita dalam menuju-Nya. Disinilah akan diuji oleh Allah
keberserahan diri dari kita.

Bila kita lulus dari sini, Insya Allah, Allah akan menunjukkan bagaimana
jalan menuju-Nya untuk Kita.

Ini pernah saya lakukan, dan Alhamdulillah Allah mempertemukan saya dengan
seorang Mursyid yang membimbing saya untuk Taubatan Nasuha. Dan memang untuk
sampai bertemu dengan mursyid itu sangat banyak cobaan, dari mulai
pemikiran, harta, dsb.

Wassalamu'alaikum

AIS, Ujungpandang



---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)




Kirim email ke