Assalaamu 'alaikum wr. wb.
Saya berharap agar pak Imam dapat menjelaskan lebih jauh tentang MISI
HIDUP tsb.
Saya agak ragu apakah Allah itu benar-benar merencanakan segala
sesuatunya berkenaan dengan misi hidup setiap manusia karena misi hidup
dalam konsep pak Imam ini sangat detail misalnya "untuk menjadi
mursyid", "untuk mengajarkan islam bagi orang-orang non muslim" dst, dst
bukan yang global seperti menjadi "beribadah kepada Allah" dll.
Ada gap yang besar dalam pemahaman saya tentang sifat Allah SWT & konsep
takdir untuk bisa memahami adanya misi hidup tsb. Allah dalam benak
saya, meski mengetahui apa yang akan dilakukan manusia (karena Allah SWT
tidak terikat waktu) tidak mencampuri apapun yang akan dilakukan oleh
setiap manusia dalam mengisi hidupnya, dalam kapasitasnya sebagai hamba
Allah, sebagai khalifah di bumi dll. Dengan menerima adanya 'MISI HIDUP'
yang berbeda antara satu manusia dengan manusia lainnya seakan ada Grand
Scenario yang menutup kehendak bebas manusia, benarkah?
Saya berharap pak Imam dapat menjelaskannya lebih jauh tentang hal ini.
Wassalaamu 'alaikum wr. wb.
>----------
>From: Imam Suhadi[SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
>Sent: Friday, 12 February 1999 12:31
>To: [EMAIL PROTECTED]
>Subject: [Tasawuf] Keindahan Skenario Allah
>
>Assalamu'alaikum Wr. Wb
>
>Dalam e-mail sebelumnya pernah saya sampaikan, bahwa pada setiap masa Allah
>mempunyai rencana, RAHASIA apa yang akan dibuka-Nya melalui para Wali atau
>Mujadid (mereka semua adalah Mahdi = Orang yang mendapat petunjuk).
>
>Kalau kita perhatikan, apa-apa buah karya dari (orang-orang yang telah
>bertemu diri) tentang ajaran Islam :
>1. Imam 5 Mahzab
>2. Imam Al Ghazaly
>3. Ibnul Qayyim Al Jauzi
>4. Wali dan Mujadid yang lain saya abaikan dahulu, karena saya belum tahu
>dimana peletakkannya.
>
>Akan terdapat sebuah tatanan Indah, sebagai panduan seorang menuju
>Tuhan-Nya.
>
>1. Imam 5 mahzab
>Mengatur tentang tata cara ibadah (fiqh). Sebagai langkah awal orang
>beragama Islam, menjalankan taubat dan berserah diri. Masing-masing
>mempunyai pendekatan yang berbeda, karena masing-masing mempunyai misi untuk
>mengatur fiqh dari perbedaan karakter jjiwa manusia yang beragam.
>
>Namun yang terjadi sekarang, adalah masing-masing jamaah bangga dengan salah
>satu mahzab, dan menyalahkan yang lain. Kebanyakan orang tidak mengerti
>tujuan apa yang Allah kehendaki sampai ada 5 Mahzab. Sangat beruntunglah
>orang-orang yang mengerti tujuan ini.
>
>2. Ibnul Qayyim Al Jauziah
>Mengantarkan seorang untuk membawa aturan fiqh yang diatur oleh Imam 5
>Mahzab itu dalam dimensi "perjalanan ruhani yang lebih tinggi". Penyelarasan
>Syariah lahir dengan Syariah Bathin, dimana penekanan Syariah Lahir masih
>lebih tinggi.
>Hal ini relatif tergambar kalau kita membaca buku "Madrijus Salikin"
>tulisannya.
>
>3. Imam Al Ghazali
>Mengantarkan seorang untuk menyelaraskan Syariah lahir dengan Syariah Bathin
>(tasawuf), dimana penekanan Syariah Bathin lebih tinggi. Hal ini relatif
>tergambar kalau kita membaca buku "Al Ihya Ulumuddin", "Minhajul Abidin",
>dsb tulisan beliau.
>
>Insya Allah, apabila kita mengerti ini, TIDAK AKAN terjadi, khilafiyah
>karena perbedaan Mahzab Fiqih.
>Kita juga tidak bingung, kok ulama ini bahas begini dan ulama ini bahas
>begitu, dst.
>
>Masih banyak serakan "remah-remah" pengetahuan yang saya belum mengerti dan
>tidak sanggup untuk menyusunnya, kecuali atas kehendak-Nya.
>
>Itulah bagian tahapan-tahapan RAHASIA yang Allah buka pada suatu zaman.
>Entah apalagi yang akan Allah buka (rahasia) pada zaman ini.
>
>Wallahu'alam
>
>AIS, Ujungpandang
>
>
>---------------------------------------------------------------------
>Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
>Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
>Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
>Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)
>
>
>
>
>
>
---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)