Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu'alaikum wr.wb.

TULISAN-TULISAN  HAZRAT  MIRZA  GHULAM  AHMAD   SEHUBUNGAN  DENGAN
BAI'AT.....7)


     BAI'AT DAN TAUBAT.....(II)

     Pada  tanggal  3  Maret  1903, Hz. Masih Mau'ud  a.s.  memberikan
     nasehat  kepada beberapa orang yang baru "bai'at"  dan  hari  itu
     adalah Hari Raya Idul Adha. Beliau lebih lanjut bersabda:

     "Lihatlah,  sejauh mana saudara-saudara sudah bai'at  pada  waktu
     ini   dan  demikian  juga  yang  bai'at  sebelumnya.  Saya  ingin
     menyampaikan  beberapa  kalimat  sebagai  nasehat  bagi   kalian.
     Hendaknya kalian mendengarkan dengan penuh perhatian.

     Bai'at Taubah.....
     
     Bai'at  kalian  ini adalah "bai'at taubah". Taubat  itu  ada  dua
     macam.  Yang pertama adalah taubat terhadap dosa-dosa yang  telah
     lalu.  Dengan  mengadakan  perbaikan  terhadapnya,  segala  macam
     kesalahan  yang  telah dilakukan sebelumnya, diperhitungkan.  Dan
     yang  kedua  adalah  terhdap dosa-dosa yang  akan  datang  dimana
     sejauh  mungkin  diusahakan untuk memperbaiki kerusakan-kerusakan
     tersebut, dan dimasa mendatang berusaha menjauhi dosa-dosa  serta
     menghindarkan diri dari api dosa itu.

     Adalah  merupakan janji dari Allah Taala, bahwa   melalui  taubat
     seluruh  dosa  dimasa lampau akan dimaafkan, dengan syarat  bahwa
     taubat  itu  dilakukan  dengan hati yang jujur  serta  niat  yang
     tulus.  Dan  jangan ada suatu tipuan terselubung dan  tersembunyi
     disalah   satu   sudt  hati.  Allah  mengetahui   rahasia-rahasia
     terselubung,  dan  tersembunyi  yang  terdapat  dalam  hati.  Dan
     bertaubatlah dengan jujur dihadapanNya dan jangan melakukan cara-
     cara yang munafik.

     Taubat  bagi manusia bukanlah suatu barang sisa atau suatu  benda
     yang  tidak berguna. Dan pengaruhnya bukan hanya terbatas  sampai
     Hari  Kiamat  saja,  melainkan taubat itu akan membenahi  manusia
     pada  kedua  kehidupan  yakni dunia dan  akhirat.  Dan  karenanya
     (manusia) akan memperoleh ketentraman serta kebahagiaan  di  alam
     ini  maupun dialam yang akan datang. Lihatlah di dalam Kitab Suci
     Al-Qur'an, Allah Taala telah berfirman:

     "Rabbana  aatina  fiddunya  hasanatan  wa  filakhirati  hasanatan
     waqiina 'azabannar"...(QS. Al-Baqarah, 2: 202).

     Wahai  Tuhan  kami,  berikanlah  sarana-sarana  ketentraman   dan
     kebahagiaan   kepada kami di dunia ini, serta  dialam  yang  akan
     datang  dan  berikan  jugalah ketentraman dan kebahagiaan,  serta
     hindarkan kami dari azab api.

     Makna Kata Rabbana........
     Lihatlah,  dalam  kata  "Rabbanaa" itu sendiri  sudah  terkandung
     suatu  isyarat  halus tentang taubat. Sebab kata  "Rabbanaa"  itu
     menghendaki supaya (manusia) meninggalkan beberapa "rabb" lainnya
     yang  telah Dia ciptakan lebih dahulu , selanjutnya datang kepada
     "Rabb "(yang satu) itu. Dan kata ini tidak dapat keluar dari hati
     manusia tanpa keperihan serta kepedihan yang hakiki.

     Yang dinamkan "rabb" itu adalah yang mengembangkan dan memelihara
     secara  bertahap,  menuju  dan sampai kepada  kesempurnaan.  Pada
     dasarnya  banyak  sekali "rabb" yang telah dibuat  oleh  manusia,
     dimana   dia  bertumpu  sepenuhnya  kepada  alasan-alasan   serta
     kelicikan-kelicikannya. Nah, itulah yang dijadikannya "rabb" nya.
     Jika  dia  bangga  terhdap  kecantikan atau  kekayaannya,  itulah
     "rabb" nya. Pendek kata ada ribuan unsur seperti ini yang terkait
     dengannya  dan  selama kesemuanya itu tidak ia  tinggalkan  serta
     tidak ia benci, lalu tanpa mau menundukkan kepalanya dengan penuh
     penghambaa dihadapan "Rabb" yang sejati, Esa, dan yang tidak  ada
     sekutu   bagiNya   ,  serta  tidak  menjatuhkan  diri   dihadapan
     singasanaNya dengan ucapan-ucapan "Rabbana"  yang penuh  rintihan
     serta  memilukan  hati...maka selama itu pula  ia  belum memahami
     "Rabb Hakiki".....
     
     ....(Malfuzhat,  Add. Nadzir Ishaat,  London,  1984,  jilid  VII,
     halaman 404-405).


     
bersambung....

Wassalamu'alaikum wr.wb.
Nadri Saaduddin,
Jalan Rambutan B-32
Telp. (+62-0765) 93072
Duri 28884,
Riau Daratan, INDONESIA
----------------------------------------------------------------------------
---------------------------
THERE IS NO GOD BESIDE ALLAH AND MUHAMMAD SAW IS HIS MESSENGER...
LOVE FOR ALL, HATRED FOR NONE....!
Hearken! The Messiah Has Come, The Messiah Has Come....
For further details contact Ahmadiyya Mission anywhere over the world.
----------------------------------------------------------------------------
---------------------------



---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)




Kirim email ke