Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu'alaikum wr.wb.
TULISAN-TULISAN HAZRAT MIRZA GHULAM AHMAD SEHUBUNGAN DENGAN
BAI'AT.....8)
BAI'AT HAKIKI DAN BALA BENCANA.........
Manusia itu dua macam. Yang pertama adalah orang yang berfitrat
baik dan sejak semula sudah percaya. Orang seperti ini memiliki
pandangan yang jauh kedepan dan memiliki perhatian yang tajam.
Misalnya adalah Hz. Abubakar Siddiq r.a., sahabat pertama dari
Rasulullah SAW. Sementara yang satu lagi adalah orang yang
bodoh. Apabila bala sudah tiba diatas kepala mereka, barulah
mereka terkejut. Oleh sebab itu, hendaklah kalian menyadari
sebelum kemurkaan Allah itu tiba, berdoalah dan serahkanlah diri
kalian kedalam naungan dan perlindungan Allah.
Doa itu dikabulkan Allah Allah tatkala rasa perih dan sendu
timbul dalam hati. Dan bala-musibah serta kemurkaan Ilahi akan
menjadi jauh. Akan tetapi ketika bala sudah tiba diatas kepala,
memang tidak diragukan lagi, pada saat itu pun timbul rasa
perih, namun rasa keperihan itu tidak memiliki potensi untuk
menarik pengabulan doa.
Pahamilah dengan seyakin-yakinnya, apabila sebelum datangnya bala
musibah, kalian telah melunakkan hati kalian, dengan menangis
serta meratap dihadapan Allah Taala untuk memohonkan perlindungan
diri kalian, keluarga kalian, maka semua keluarga dan anak-anak
kalian akan diselamatkan Allah dari azab wabah pes ini...(pada
tahun 1902-1903 terjadi wabah pes yang melanda sebahagian besar
jazirah India).
Akan tetapi jika kalian hidup seperti orang-orang dunia, maka
tidak ada manfaatnya sedikitpun , kendatipun kalian telah
berauobat ditangan saya. Bertaubat ditangan saya menuntut suatu
"maut", agar kalian merasakan kelahiran baru dan berada dalam
kehidupan yang baru.
Jika "bai'at" tidak dilakukan dengan hati, maka tidak ada
hasilnya. Dari melakukan bai'at kepada saya , Allah menginginkan
ikrar hati. Jadi barangsiapa menerima saya dengan hati yang benar
serta melakukan taubat hakiki terhadap dosa-dosanya, maka Allah
Yang Ghafururrahim (Maha Pengampun dan Penyayang), pasti akan
mengampuni dosa-dosanya. Dan dia akan menjadi seperti anak yang
tak berdosa, yang baru keluar dari perut ibunya. Dan selanjutnya
barulah para malaikat akan menjaganya.
Jika dalam suatu kampung terdapat seorang yang saleh, maka karena
pertimbangan serta demi orang yang saleh itu Allah Taala akan
melindungi kampung tersebut dari kehancuran. Akan tetapi apabila
kehancuran datang, itu akan melanda semuanya, namun tetap saja
Dia menyelamatkan hamba-hamba-Nya melalui cara-cara tertentu.
Inilah "Sunnatullah" apabila terdapat satu saja orang yang saleh,
maka deminya orang-orang lain juga akan diselamatkan.
.....( Malfuzhat, Add. Nazir Ishaat, London 1984, jilid III,
halaman 261-262).
BAI'AT HAKIKI DAN BAI'AT PALSU....
Ingatlah sekedar "bai'at" saja tidak ada artinya sedikitpun.
Allah Taala tidak menyukai adat kebiasaan yang hanya formalitas
belaka. Selama makna "bai'at" hakiki tidak diterapkan dalam
kehidupan, selama itu pula "bai'at" tersebut bukan merupakan
"bai'at". Dan yang demikian adalah adat kebiasaan yang formalitas
saja.
Oleh karena itu, sangatlah penting bagi kalian berusaha untuk
memenuhi tujuan hakiki dari "bai'at". Yakni terapkanlah ketakwaan
dalam kehidupan kalian. Bacalah Al-Qur'an Suci dengan penuh
perhatian dan resapilah arti dan maksudnya dan selanjutnya
amalkanlah. Sebab, inilah Sunatullah, yakni Allah Taala tidak
pernah senang terhadap ucapan dan kata-kata semata. Melainkan
untuk meraih keridhaan Allah Taala adalah penting supaya perintah-
perintahNya dituruti dan larangan-larangannya dihindari. Dan ini
adalah suatu perkara yang begitu jelas, manusia pun tidak akan
senang terhadap kata-kata semata-mata, melainkan menyenangi suatu
pengkhidmatan dan pembuktian pengamalan dari kata-kata itu.
Inilah perbedaan antara Muslim sejati dengan Muslim palsu.
Sementara Muslim yang palsu hanyalah pandai bicara namun tidak
ada yang dia kerjakan. Dan sebaliknya, Muslim yang hakiki
melakukan amal perbuatan dan tidak hanya sekedar pandai bicara.
Jadi ketika Allah Taala melihat bahwa ..."Hambaku sedang
mealkukan ibadah untuk-Ku, dan demi-Ku ia mengasihi makhlukKu",
maka pada saat itu Dia menurunkan para malaikatNya atas orang
itu. Dan Dia, sesuai dengan janjiNya, menetapkan perbedaan antara
Muslim yang sejati dengan yang palsu....
....(Malfuzhat, Add. nazir Ishaat, London, 1984, jilid VII,
halaman 404-405).
bersambung....
Wassalamu'alaikum wr.wb.
Nadri Saaduddin,
Jalan Rambutan B-32
Telp. (+62-0765) 93072
Duri 28884,
Riau Daratan, INDONESIA
----------------------------------------------------------------------------
---------------------------
THERE IS NO GOD BESIDE ALLAH AND MUHAMMAD SAW IS HIS MESSENGER...
LOVE FOR ALL, HATRED FOR NONE....!
Hearken! The Messiah Has Come, The Messiah Has Come....
For further details contact Ahmadiyya Mission anywhere over the world.
----------------------------------------------------------------------------
---------------------------
---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)