Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu'alaikum wr.wb.

TULISAN-TULISAN  HAZRAT  MIRZA  GHULAM  AHMAD   SEHUBUNGAN  DENGAN
BAI'AT....9)


     BAI'AT HAKIKI DAN BALA BENCANA.........2)
     
     Jadi  apabila  manusia  itu bertaubat hendaklah dia mengakui  dan
     menyatakan dosa-dosanya dihadapan Allah dengan hati yang pilu dan
     luluh  lantak sembari berucap kepadaNya: "Rabbana", yakni  "Rabb"
     yang  sejati  dan  hakiki  hanyalah  Engkau.  Namun  aku,  karena
     kesalahanku sendiri, telah tersesat ketempat lain. kini aku telah
     meninggalkan tuhan-tuhan palsu dan berhala-berhala batil itu. Dan
     dengan  hati yang jujur aku mengakui "kerabbubiyyat" Engkau.  Dan
     aku datang ke singasanaMu."

     Selain  itu, menjadikan Allah sebagai "Rabb" adalah sulit. Selama
     "rabb-rabb"   lainnya   yang  memiliki   kehormatan,   kedudukan,
     kebesaran serta kemuliaan mereka belum keluar dari hati  manuisa,
     selama itu pula "Rabb" yang sejati dan "kerabbuyyat"-anNya  belum
     dia ketahui.

     "Rabb-rabb Palsu"......
     Sebahagian  manusia  telah menjadikan dusta  itu  sebagai  "rabb"
     mereka.  Mereka mengetahui, keburukan-keburukan dusta mereka  itu
     sulit  untuk  dilepaskan. Sebahagian manusia ada yang  menjadikan
     pekerjaan  mencuri, merampok, dan menipu sebagai  "rabb"  mereka.
     Akidah  mereka  adalah bahwa dengan keyakinan tanpa sarana-sarana
     itu  tidak ada lagi sumber rezeki bagi mereka. Jadi itulah "rabb-
     rabb" mereka.

     Lihatlah, seorang pencuri yang memiliki seluruh persenjataan  dan
     perlengkapan  untuk mencuri, dan kesempatan malam  haripun  telah
     mendukung niatnya, tidak adanya penjaga malam, tidak adanya orang
     yang terbangun, maka kondisi demikian selain mencuri (apakah) dia
     mengetahui bahwa adakah jalan lain yang dapat dilaluinya agar dia
     dapat  memperoleh  rezeki?  Bukankah dengan  demikian  dia  telah
     menjadikan "senjata-senjatanya" itu sebagai tuhannya?

     Dengan  demikian  semakin  jelaslah, bahwa  orang-orang   seperti
     inilah  yang  percayadan  bersitumpu sepenuhnya  pada  kelicikan-
     kelicikan  mereka,  apa perlunya bagi mereka meminta  pertolongan
     dan  doa  kepada  Tuhan? Keperluan akan doa  itu  ,  sesungguhnya
     dialami  justeru  oleh  orang yang seluruh jalnnya  tertutup  dan
     tidak  ada  jalan  lain kecuali pintu doa itu.  dari  hati  orang
     seperti itulah mengalir doa.

     Jadi,   memanjatkan  doa  seperti  "Rabbanaa,   aatina   fiddunya
     hasanah"...(QS.  2:202),  hanyalah  pekerjaan  orang-orang   yang
     mengetahui bahwa hanya "Allah" lah yang merupakan "Rabb"  mereka,
     dan  mereka  yakin bahwa dihadapan "Rabb" mereka  seluruh  "rabb"
     palsu lainnya tidak berarti apa-apa.

     Yang Dimaksud Dengan "Api"....
     Yang  dimaksud dengan "api" tidak hanya api yang ada ketika  Hari
     Kiamat. Bahkan ada orang yang berumur panjang, menyaksikan  bahwa
     didunia  inipun  terdapat  ribuan  jenis  api.  Orang-orang  yang
     berpengalaman  mengetahui  bahwa  di  dunia  ini  banyak   sekali
     terdapat  bermacam-macam api. Berbagai macam  azab  yang  datang,
     ketakutan,   kesedihan,   penyakit,   kegagalan,   kehinaan   dan
     kenistaan.  Ribuan macam penderitaan yang berkaitan  dengan  diri
     manusia,   isteri,   suami,  anak-anak   dan   keluarga   mereka.
     Ringkasnya,  ini adalah semua adalah api. Jadi orang mukmin  yang
     berdoa:  "Ya  Allah,  hindarkanlah kami dari  segala  macam  api,
     lindungilah  kami, selamatkanlah kami dari segala macam  penyakit
     yang  membuat  kehidupan  menjadi pahit dan  merupakan  api  bagi
     manusia".....

     Taubat Yang Sebenarnya.....
     Taubat  yang sebenarnya itu adalah suatu perkara yang amat sulit.
     Tanpa  taufiq  dan  hidayah  Allah  serta  pertolonganNya,  serta
     keteguhan hati untuk melakukan taubat itu adaalh suatu  hal  yang
     tidak  mungkin  .  Taubat bukanlah sekedar kata-kata  dan  ucapan
     lidah  belaka. Lihatlah Allah tidak senang terhadap sesuatu  yang
     sedikit. Baru sedikit saja yang dikerjakannya kebanyakan  manusia
     itu  sudah  menganggap  bahwa apa yang  seharusnya  dikerjakannya
     telah  selesai, serta telah sampai pada tingkat keridhaan  Ilahi.
     Yang  demikian  itu hanyalah suatu khayalan dan  anggapan  kosong
     belaka.

     Kita  melihat  bahwa (orang-orang) tidak akan dapat  menyenangkan
     hati  seorang  raja  dengan hanya memberikan sebutir gandum  atau
     segenggam  tanah  kepada  sang raja.  Justeru  hal  itu  menyulut
     kemurkaannya.  Maka  apakah  Sang "Ahkamul  Haakimiin"  dan  raja
     sekalian raja dapat menjadi senang hanya karena sedikit amal  kita
     yang  tidak  berarti,  atau  dari  dua  patah  kata  saja?  Allah
     sesungguhnya tidak menyukai kulit, Dia menyenangi isi.

     bersambung


Wassalamu'alaikum wr.wb.
Nadri Saaduddin,
Jalan Rambutan B-32
Telp. (+62-0765) 93072
Duri 28884,
Riau Daratan, INDONESIA
----------------------------------------------------------------------------
---------------------------
THERE IS NO GOD BESIDE ALLAH AND MUHAMMAD SAW IS HIS MESSENGER...
LOVE FOR ALL, HATRED FOR NONE....!
Hearken! The Messiah Has Come, The Messiah Has Come....
For further details contact Ahmadiyya Mission anywhere over the world.
----------------------------------------------------------------------------
---------------------------



---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)




Kirim email ke