Assalaamu 'alaikum wr. wb. |Level bertemu diri sendiri (dimana kita menerima misi hidup), seperti |yang pernah dijelaskan adalah suatu level dimana manusia |telah mampu menaikkan tingkatan jiwanya sesuai kapasitasnya (misalnya si |A kapasitas maksimal adalah level langit 3 maka pada saat yg |bersangkutan mencapai level langit 3 ybs akan menerima misi hidup). Setiap manusia punya kadar masing-masing. Yaitu tingkatan Jiwa tertinggi yang akan dicapainya. Lihat tingkatan Jiwa. Pada orang yang berjalan pada sebuah thariqah yang lurus, akan diketahui berapa kapasitas maksimal Jiwanya. Itu harus terisi penuh. Sebagai contoh, Mas Ali mempunyai maqam maksimal Langit 3 shaf 2. Sedangkan Mas Sigit Langit 2 shaf 5. (Catatan : Orang yang disucikan Allah, mutahharun, seperti bayi lahir tingkatannya adalah Langit 1 shaf 7). Maka apabila Mas Sigit pada langit 2 shaf 5, dan Mas Ali juga langit 2 shaf 5, maka Mas Sigit lebih mulia dibandingkan dengan Mas Ali. Seorang Mursyid yang benar (yang memang misi hidupnya sebagai mursyid), diberi kemampuan oleh Allah (Nur Ilmu) untuk melihat tingkatan maqam dari muridnya. Sehingga ia dapat mengontrol perjalanan muridnya secara baik. Banyak sekali seorang mursyid saat ini, tapi tidak mengetahui dimana tingkatan jiwa muridnya. Karena boleh jadi jabatan kemursyidan tersebut adalah jabatan estafeta dari ayah atau gurunya sebelumnya, bukan karena SK dari Allah (yang diketahuinya ketika ia bertemu diri). Wassalamu'alaikum Wr. Wb Abdullah --------------------------------------------------------------------- Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED] Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED] Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected] Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)
