Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu'alaikum wr.wb.

TULISAN-TULISAN  HAZRAT  MIRZA  GHULAM  AHMAD   SEHUBUNGAN  DENGAN
BAI'AT....14)
 
     
     BAI'AT DAN ISTIQAMAH........(III).

     Tidak  membawa agama baru.....
     "Bai'at  taubah  dan  bai'at taslim" ...(Bai'at  penyerahan  diri
     sepenuhnya), yang telah kalian lakukan hari ini, dan  ikrar  yang
     telah  kalian  lakukan  di dalamnya dengan hati  tulus, peganglah
     erat-erat.    Dan   berjanjilah  dengan   sungguh-sungguh   untuk
     mentaatinya  hingga  tarikan nafas  yang  penghabisan.  Pahamilah
     bahwa  pada hari ini kita telah keluar dari keangkuhan jiwa  kita
     dan  apapun  petunjuk  yang akan diberikan, akn  senantiasa  kita
     amalkan.

     Saya  tidak membawa suatu petunjuk baru, atau agama baru, ataupun
     amal  baru.  Petunjuknya tetap sama, agamanyapun sama,  amal  pun
     sama  yang  telah diberikan oleh Rasulullah SAW.   Kepada  kalian
     tidak  diberikan suatu Kalimah Syahadah baru, dan tidak pula  ada
     tokoh  lain  yang  telah  dijadikan  "Khaataman  Nabiyyin".   Ya,
     pertanyaan   adalah:  "Apabila tidak  ada  yang  baru,  maka  apa
     bedanya  , dan mengapa dibentuk suatu "jemaat"? Untuk jawabannya,
     ialah    telah menjadi suatu iradah dari Allah , bahwa Dia   akan
     mengutus  seorang "Masih Mau'ud". Dan orang itu akan datang  pada
     waktu  dunia sedang dilanda kekgelapan yang pekat dimana serangan
     kekafiran  bangkit dari segala arah. Akan dilancarkan upaya-upaya
     untuk   mencelakakan  Islam  dari  segala  sudut,  maka  ada  dua
     manfaat dari kedatangan orang itu.

     Manfaat yang pertama.....
     Zaman   sekarang  ini adalah suatu  zaman tatkala Islam  dipenuhi
     oleh  bid'ah-bid'ah. Masing-masing bid'ah itu  dimulai  dari  abd
     ketiga  Hijriah  dan  mencapai puncaknya pada abad  keempatbelas,
     serta  telah  tampil  dalam  bentuk  "dajjali"  (kedustaan)  yang
     sempurna.  Hadits-hadits dengan tegas telah  mengabarkan  tentang
     zaman  ini. Seperti halnya masa kehamilan adaalh sembilan  bulan,
     bersesuaian  dengan  itu  setelah lewat  sembilan  abad  semenjak
     abad  ketiga,  Allah Taala telah mengirim seorang  "ma'mur"  atau
     untusanNya   untuk  menghapuskan  bid'ah-bid'ah   dan   kekacauan
     tersebut.   Sebab   orang-orang  Islam   sebagaimana   disabdakan
     Rasulullah  telah memenuhi kriteria "mereka bukan dari kalanganku
     dan  aku  (Muhammad SAW) bukan dari kalangan mereka",  dan  Islam
     sudah   tinggal  namanya  saja  dilidah  mereka.  Seperti  halnya
     tanaman-tanaman  bagus  tumbuh disebuah  kebun,  telah  tenggelam
     dikelilingi   oleh semak-semak buruk, demikian  pula  rumput  dan
     semak-semak   buruk   telah  memenuhi   kebun   Islam,   sehingga
     mengalami  gangguan pertumbuhan dan kekeringan.

     Para  "darwesyi" (..orang yang sengaja menempuh kehidupan  miskin
     demi  mencapai  kesempurnaan jiwa)  licik ,  pertapa,  fakir  dan
     sebagainya adalah bagaikan semak-semak buruk itu. Dari segi  nama
     mereka  adalah "muslim", namun mereka adalah musuh Islam. Ucapan-
     ucapan  mereka  sendiri mengatakan bahwa Almasih dan  Mahdi  akan
     datang  pada    abad keempat belas, dan hal itu sudah  terpenuhi.
     Kemudian  berjangkitnya wabah pes pun telah  merupakan  pertanda.
     Dan   itu  juga  sudah  sempurna.  Alat  transportasi  baru  yang
     dinamakan  kereta  api , itupun juga merupakan suatu  tanda  yang
     kalian  saksikan  sedang  berjalan. Gerhana  matahari  dan  bulan
     dalam bulan Ramdhan juga sudah terjadi. Sebuah bid'ah besar  yang
     dari  kalangan hewan dapat dimisalkan seperti gajah, itupun sudah
     muncul.  Yakni  kedahsyatan Nasrani,  telah  muncul  serta  mulai
     menyerang  Islam. Lebih dari 3000.000 orang Islam  telah  murtad.
     Apakah  mungkin  (mereka) telah meninggalkan  Tuhan  Islam,  Yang
     Mahakuasa , selanjutnya mengimani seorang manusia yang  hina  dan
     mati?  Apakah  hal  ini masuk dalam akal dan  pikiran  seseorang?
     Namun  kenyataannya,  orang-orang kita tetap saja  telah  tertipu
     oleh kedustaan itu.

     Adapun  penyebabnya  tidak  hanya kelicikan  orang-orang  Kristen
     semata,  justeru keterlibatan orang-orang Islam pun  cukup  besar
     didalamnya.  Yakni  dimana orang-orang  Islam  telah  mempercayai
     bahwa  Almasih  (Nabi Isa) hidup dengan tubuh kasarnya  dilangit,
     sementara  Rasulullah SAW mereka percayai telah dikuburkan  dalam
     tanah  di  bumi. Dengan demikian, dalam setiap segi dan  perkara,
     mereka  sendiri  sedang mebantu orang-orang Kristen.  Dan  mereka
     telah menjadi kaki tangan orang-orang Kristen itu.

     Masalah kewafatan Nabi Isa.....
     Pertama-tama  mereka mengangkat suatu perkara  yang  bertentangan
     dengan  Al-Quran  Suci. Kemudian hal-hal yang  memperkuat  akidah
     orang-orang  Kristen  itu, mereka paparkan dari  Al-Qur'an  Suci.
     Mereka katakan bahwa disitu telah tertulis Isa telah diangkat  ke
     langit.  Padahal  Al-Qur'an Suci dengan sangat tegas  membuktikan
     kewafatan beliau.

     "......Falamma  tawaffaitanii kunta antarraqiiba 'alaihim....Maka
     setelah   Engkau   wafatkan   aku,   Engkaulah   yang   mengawasi
     mereka"......(QS. Al-Maidah 5:117).

     "  ...Qad  khalat  min qablihii rrusuli....sungguh telah  berlalu
     sebelumnya beberapa orang rasul".......(QS. Ali Imran 3:144).

     "...Alam       naj'alil      ardha      kifaataa,       ahyaa-an-
     waamwaataa......Bukankah Kami menjadikan bumi (tempat)  berkumpul
     orang-orang  hidup  dan  orang-orang mati  ...  (QS.  Al-Mursalat
     77:25,26).

     Banyak   sekali  ayat-ayat  Al-Qur'an  yang  dari  darinya   bisa
     dibuktikan  kewafatan Nabi Isa.  Kemudian orang-orang  bodoh  dan
     bejat  ini  mengatakan  bahwa hanya  Al-Masih  (Nabi  Isa)  serta
     ibunya  saja  yang  suci  dari  sentuhan  setan.  Ini  sebenarnya
     merupakan  penghinaan  terhadap  Rasulullah  SAW.  Yakni  seorang
     wanita Bani Israil Maryam, suci dari sentuhan setan, sedangkan  -
     na'udzubillaah  min dzalik- Rasulullah SAW tidak suci  dari  itu.
     Jika  orang-orang  ini  hidup  di zaman  para  sahabah  r.a.  dan
     mengatakan   hal  demikian  ,  maka  lihatlah  bagaimana   mereka
     mendapat hukuman atas penghinaan itu.

     .........(Malfuzhat, Add. Nazir Ishaat, London, 1984,  jilid  VI,
     halaman 415-422).

bersambung....


Wassalamu'alaikum wr.wb.
Nadri Saaduddin,
Jalan Rambutan B-32
Telp. (+62-0765) 93072
Duri 28884,
Riau Daratan, INDONESIA
----------------------------------------------------------------------------
---------------------------
THERE IS NO GOD BESIDE ALLAH AND MUHAMMAD SAW IS HIS MESSENGER...
LOVE FOR ALL, HATRED FOR NONE....!
Hearken! The Messiah Has Come, The Messiah Has Come....
For further details contact Ahmadiyya Mission anywhere over the world.
----------------------------------------------------------------------------
---------------------------



---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)




Kirim email ke