>Assalamu'alaikum wr. wb.


Waalaikumussalam Wr. Wb

>- Melihat terpeliharanya silsilah Mursyid ini bersambung kepada Rasulullah
>SAW, apakah dapat diasumsikan, setiap zaman hanya terdapat SATU orang
>Mursyid yang sah/ berhak mengajarkan?


Saya belum tahu pasti tentang ini. Apakah hanya 1 secara mutlak atau ada
beberapa. Tetapi disetiap zaman akan ada seorang yang berfungsi untuk
membimbing seorang menuju Allah (mursyid).

DESKRIPSI
Semua mahasiswa yang kuliah ketika lulus, akan di wisuda.
Setelah wisuda ada yang bekerja sebagai dosen, menjabat sebagai manager
elektro, direktur keuangan, dsb.

Analogi diatas:
wisuda = bertemu diri
dosen, bidang elektro, bidang keuangan = misi hidup
manager, direktur = jabatan

Wali adalah jabatan
- Jadi ada mursyid yang wali
- Ada wali yang tidak mursyid
- Ada mursyid yang tidak wali
- Dan ada wali yang mursyid

>Dan menjadi kewajiban individu calon salik menemukan dan mengikutinya.

Benar. Lihat  QS 5:35 juga 18:17

>-Kalau dalam satu jaman banyak Mursyid yang sah, bolehkah seorang salik
>karena kendala geografis dll, mempunyai lebih dari satu Mursyid bahkan
lebih
>dari satu tarekat?

Saya belum bisa menjawabnya

>- Dari silsilah yang ada, apakah wali songo seluruhnya salik? siapakah
Mursyidnya pada masa itu?

Ada 2 periode kemursyidan pada masa wali songo ini.
- Periode 1, mursyidnya adalah Sunan Ampel
- Periode 2 (setelah sunan Ampel wafat), mursyidnya adalah Sunan Kalijaga

Beliau berdua adalah musyid yang wali.
Sedangkan Sunan Bonang, Gunung Jati, Muria, dsb adalah Wali
tetapi tidak dalam bidang (misi hidup) kemursyidan.



>- Agak unik juga dalam sebuah tarekat posisi Salman RA adalah Mursyid
>setelah Abubakar RA. Sejarah banyak mencatat kedekatan Salman RA dengan Ali
KW. Bagaimana bisa
>demikian?

Saya tidak dapat menjawab hal ini.

>-Saya pernah mendengar rantai Mursyid umumnya melalui Sayyidina Ali sebelum
>kepada Rasulullah SAW. Apakah ini mencerminkan ketinggian maqam ruhani
>beliau diantara yang lainnya?

Benar sekali. Ali R.A adalah sahabat yang mempunyai qadar maqam paling
tinggi diantara sahabat lainnya.
Maqam beliau berada pada maqam Nabi, tetapi beliau bukanlah seorang Nabi.
Makanya dikalangan saudara-sauadara kita yang di Syiah dikatakan bahwa Ali
R.A berada pada tingkatan Nabi.

Unutk itulah ketika Nabi sebelum wafat pernah bersabda yang sekarang ini
menjadi titik perseteruan antara Syiah dan Sunni, yaitu yang mengatakan
kurang lebih "Ali adalah pemimpin setelah ku".

Setelah Nabi SAW akan ada pemimpin sebanyak 12, dimana yang ke-12 adalah
Imam Mahdi.
Nah Ali R.A adalah yang pertama tersebut.

Tetapi sesungguhnya (menurut pemahaman saya : red) hadits ini tidak merujuk,
bahwa khalifah setelah Nabi SAW adalah Ali R.A.

Kemursyidan (fungsi - misi hidup) tidak berbanding lurus dengan qadar maqam.

Deskripsi:
- Ada guru SD
- Ada guru SMP
- Ada guru SMA
- Ada guru PT

Guru = Mursyid = Fungsi - Misi Hidup
SD, SMP, SMA, PT = Tingkatan (maqam)

Wallahu'alam




---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)




Kirim email ke