>Assalaamu'alaikum w.w.
Wassalamu'alaikum Wr. Wb
>Definisi itu berlaku pula bagi agama-agama lain? Kedengarannya koq
>aneh. Padahal "Tuhan" itu tidak sama antara agama yang satu dengan
>agama yang lain. Bagaimana mungkin, dengan pemahaman yang berbeda itu,
>kita dapat mencapai kerukunan dengan umat beragama lain.
Tuhan itu bernama Allah.
Allah adalah nama yang mencakup 99 nama (Asma Al Husna).
Selama seseorang melandasi amalnya untuk sesuatu yang dianggapnya Tuhan
dimana dipersepsikan dengan salah satu dari 1 sifat dari 99 sifat tersebut,
maka (saya kira) tidak salah. Silakan lihat QS 2:62
>Bagaimana mungkin mereka rela sebelum kita mengikuti agama mereka jika
dalam Al
>Qur;an telah disebut dengan bahasa yang lugas dan gamblang:
>***2:120***
>"Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga
>kamu mengikuti agama mereka..."
Lihat dalam kalimat Arab tersebut, menggunakan kata Al-Yahud dan An-Nasara
Padahal dalam ayat lain dikatakan bahwa orang-orang Nasrani itu paling dekat
dengan orang-orang beriman. Namun dalam ayat ini tidak menggunakan kata
An-Nasara tetapi Nasara.
---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)