Assalamu'alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh

Abdullah Isa wrote:
> Yang saya fahami tentang hadits ini adalah sebagai berikut.
> 
> Misalnya :
> Anto, Arif, Ari ikut jamaah A.
> Beti, Beni, Basir ikut jamaah B.
> Cica, Cacuk, Cici ikut jamaah C.
> Didik, Dinda, Doni ikut jamaah D.
> 
> Boleh jadi Anto, Beni, Cici, dan Dinda adalah orang yang selamat.
> Sedangkan yang lain tidak.

Saya cenderung untuk menyetujui pendapat Sdr. Abdullah Isa di atas. Kita
di Indonesia pada umumnya adalah ahlul sunnah wa jamaah. Tapi itu tidak
berarti semua penganut jamaah ini akan masuk diterima keIslamannya.
Banyak orang yang merasa bagian dari jamaah ini yang melakukan tindakan
pelanggaran atas kehendak Allah. Tapi ada pula yang beribadah dan
berkarya semata untuk mencari ridha Allah. Mereka ini-lah firqah yang
satu itu. Merekalah yang selamat, walaupun jumlah mereka tidak banyak. 

Dengan pemahaman yang sama, bukan tidak mungkin dari kalangan Syiah ada
juga orang-orang yang kuat imannya dan berderajat tinggi di sisi Allah.
Mereka pun akan selamat. 

Hanya saya merasa saya belum termasuk ke dalam firqah yang selamat itu
dan masih bingung mengenai apa yang harus saya lakukan agar dapat
tergolong ke sana. Mudah-mudahan Allah menunjukkan Sirathal Mustaqim-Nya
kepada kita semua. Amin.

Assalamu'alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh

Rizki Herucakra




---------------------------------------------------------------------
Keluar Keanggotaan, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]


Kirim email ke