Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu'alaikum wr.wb.
TULISAN-TULISAN HAZRAT MIRZA GHULAM AHMAD SEHUBUNGAN DENGAN
BAI'AT....17)
BAI'AT DAN DOSA......I
Pada tanggal 20 Maret 1903, setelah shalat Jum'at beberapa orang
telah bai'at. setelah bai'at , Hz. Masih Mau'ud a.s. bersabda:
Dosa adalah bencana yang mematikan....
maksud bai'at yang sebenarnya adalah supaya kalian bertaubat,
beristighfar, mendirikan dari pekerjaan-pekerjaan yang tidak
benar. Saya senantiasa selalu berdoa untuk Jemaat, namun Jemaat
sendiri pun hendaknya berupaya mensucikan diri.
Ingatlah, dosa "ghaflat" ( dosa yang dilakukan tanpa mau
memikirkan dan menyadari akibatnya...) adalah lebih besar dari
dosa yang disesali. Dosa ini beracun dan akibatnya mematikan.
Orang yang bertaubat itu seakan-akan tidak pernah melakukan suatu
dosa. Orang yang tidak mengetahui apa yang sedang ia lakukan dan
akibat dari perbuatannya itu, berada dalam kondisi yang sangat
berbahaya.
Jadi adalah penting supaya kalian meninggalkan "ghaffat" dan
kelalaian. Dan bertaubatlah dari dosa-dosa kalian dan selalu
takutlah terhadap Allah Taala. Orang yang bertaubat lalu
membenahi keadaannya, kebalikan dari orang-orang lainnya, dia
akan diselamatkan oleh Allah Taala.
Doa yang bermanfaat....
jadi doia itu hanya akan bermanfaat bagi orang yang mengadakan
perbaikan atas dirinya sendiri dan menjalin hubungan yang benar
dengan Allah Taala. Seorang Rasul akan memberikan "syafa'at"
(perantaraan dan rekomendasi untuk menyampaikan permohonan) bagi
seseorang , namun jika orang yang diberikan syafaat itu tidak
mengadakan perbaikan pada dirinya sendiri dan tidak keluar dari
kehidupan yang lalai, maka "syafa'at" tersebut tidak dapat
memberikan manfaat kepadanya.
Apabila manusia itu sendiri sudah berdiri pada jenjang rahmat
Allah Taala, maka doa pun akan memberikan manfaat baginya.
Janganlah hanya bertumpu pada sarana-sarana semata, bahwa kalian
telah melakukan "bai'at". Allah Taala tidak menyukai "bai'at-
bai'at" yang dilakukan hanya dengan mulut saja . Melainkan Dia
ingin supaya kalian , sebagaimana telah bertaubat ketika bai'at
tetaplah kukuh di atas taubat itu. Dan ciptakanlah perhatian yang
baru setiap hari , yang dapat mengukuhkan taubat tersebut. Allah
Taala memberi perlindungan kepada orang-orang yang mencari
perlindungan kepadaNya. Dan orang-orang yang datang kepada Allah
, Dia tidak akan menyia-nyiakan mereka.
Bertaubat ketika azab turun bukanlah "taubat".....
Pahamilah hal ini benar-benar, ketika rasa takut mencekam dan
timbul dalam suatu kondisi genting, taubat pad awaktu bukanlah
taubat. Ketika bala telah turun , maka pembatalannya berada di
tangan Allah Taala semata. Pikirkanlah oleh kalian sebelum
turunnya bala. Barangsiapa bertaubat sebelum bala turun , berarti
dia memiliki pandangan yang dalam dan jauh kedepan. dan orang-
orang kafir juga memang takut pada waktu datangnya bala.
Saya mendengar bahwa di beberapa kampung dimana wabah pes telah
merebak dengan dahsyatnya, orang-orang Hindu memanggil orang-
orang Islam supaya melalukan azan di dalam rumah-rumah mereka.
Pada hal azan itulah yang mereka hindari sebelumnya. Orang mukmin
yang sebenar-benarnya takut kepada Allah dan bukan karena sesuatu
yang lainnya maka Allah menjauhkan rasa takut itu darinya. Namun
orang yang didepan pintunya sendiri bala itu turun, dia itu pasti
takut kepada Allah.
Teruskanlah memanjatkan doa kepada Allah, supaya kalain selamat
dari bala-musibah itu dan kalian memperoleh akhir yang baik.
Selain contoh amalan yang baik, ucapan yang sia-sia tidak akan
memberikan faedah. Dan sebagaimana pentingnya menajdi takut
sebelum kedatangan unsur-unsur "khauf" itu, hendaknya jangan pula
kalian baru menjadi takut kalau-kalau unsur-unsur khauf itu sudah
mendekat, dan kalau mereka menjauh kalian akan menajdi berani
lagi. Melainkan hendaknya kehidupan kalian , dalam setiap
keadaan, harus dipenuhi oleh rasa takut akan Allah Taala, tidak
peduli apakah unsur-unsur musibah itu ada atu tidak...
.........(Malfuzhat, Add. Nazir Ishaat, London, 1984, jilid VI,
halaman 415-422).
............ bersambung
Wassalamu'alaikum wr.wb.
Nadri Saaduddin,
Jalan Rambutan B-32
Telp. (+62-0765) 93072
Duri 28884,
Riau Daratan, INDONESIA
----------------------------------------------------------------------------
---------------------------
THERE IS NO GOD BESIDE ALLAH AND MUHAMMAD SAW IS HIS MESSENGER...
LOVE FOR ALL, HATRED FOR NONE....!
Hearken! The Messiah Has Come, The Messiah Has Come....
For further details contact Ahmadiyya Mission anywhere over the world.
----------------------------------------------------------------------------
---------------------------
---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)